SUKABUMI – Seiring pesatnya perkembangan zaman, kebutuhan akan teknologi di berbagai sektor, termasuk bidang perikanan budidaya, semakin meningkat. Salah satu teknologi yang kini mulai diterapkan adalah digitalisasi melalui Internet of Things (IoT), yang mampu mendongkrak efisiensi dan produktivitas kerja.
Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Diseminasi Penerapan IoT dalam Budidaya Ikan pada Kamis, 11 September 2024, di Desa Muaradua, Kecamatan Kadudampit. Acara ini dihadiri oleh para pembudidaya ikan muda yang berada di bawah binaan Dinas Perikanan Sukabumi.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menjelaskan bahwa penerapan teknologi IoT menjadi solusi dalam meningkatkan hasil budidaya ikan sekaligus menarik minat kaum muda untuk terlibat dalam sektor perikanan berbasis teknologi.
“IoT merupakan teknologi yang memungkinkan komunikasi antarperangkat melalui jaringan, sehingga proses budidaya ikan dapat lebih mudah dipantau dan diotomatisasi,” ujar Nunung saat diwawancara di kantornya.
“Dengan IoT, informasi terkait kondisi lingkungan budidaya dapat diakses secara real-time, memungkinkan pembudidaya membuat keputusan yang lebih tepat,” imbuh Nunung.
Lebih lanjut, Nunung menekankan bahwa penerapan IoT dalam budidaya ikan memberikan berbagai manfaat, mulai dari kontrol dan otomatisasi proses budidaya, pengumpulan data tingkat lanjut, hingga penghematan biaya. Teknologi ini juga mendukung peningkatan efisiensi dan produktivitas, serta membuka peluang bisnis yang lebih luas.
“Dengan penerapan teknologi ini, kualitas hidup para pembudidaya ikan di Kabupaten Sukabumi diharapkan semakin meningkat. IoT tidak hanya mengurangi biaya operasional, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan bisnis budidaya ikan,” tambahnya.
Nunung juga berharap bahwa penerapan IoT akan semakin memajukan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Sukabumi, serta menginspirasi generasi muda untuk lebih tertarik mengembangkan budidaya ikan berbasis teknologi modern.
“Kami akan terus mendorong inovasi ini, agar perikanan budidaya di Kabupaten Sukabumi dapat berdaya saing tinggi dan mampu menghadapi tantangan global,” tutupnya. (Ndi)






