SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum dan Tataruang (PUTR) Kota Sukabumi, terus berupaya menggenjot pembangunan kolam retensi di Terminal KH Ahmad Sanusi. Alhasil, hingga saat ini pembangunan sudah mencapai 30 persen.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUTR Kota Sukabumi, Eris Indrawan mengatakan, progres pembangunan senilai Rp5.155.842.672 yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Jawa Barat hingga saat ini sudah ada perkembangan signifikan yakni mencapai 30 persen. “Ya, jadi dari mulai awal pengerjan hingga sekarang pembangunan tersebut, ini sudah mencapai 30 persen,” kata Eris kepada kepada wartawan, Senin (9/9).
Eris mengaku, mengenai kendala saat pegerjaan secara teknis tidak ada. Namun, sebelumnya ada sedikit kendala pada saat pemasangan pondasi ada air yang terus mengalir.
“Sehingga kita sedot menggunakan alat setiap hari. Alhamdulilah semntara ini tidak kendala yang sangat serius,” ucapnya.
Menurutnya, untuk pekerjaan ditarget dapat diselesaikan dalam jangka waktunya selama 120 hari kalender yaitu pada Desember 2024.
“Jadi kami optimis pekerjaa itu bisa selesai sebelum kontrak berahir,” tuturnya.
Adapun, sambung Eris, kekhawatiran yang berpotensi menghambat pengrjaan itu salah satunya saat mulai turun hujan karena cuaca tidak menentu.
” Tapi berharap mudah-mudahan pekerjaan dapat erjalan dengan lancar,” tukasnya.
Diakui Eris, pembangunan kolam retensi pengendali banjir ini sangat penting untuk mengantisi sekaligus pengendali banjir yang kerap terjadi di daerah Terminal Jalur Lingkar Selatan.
“Dengan adanya pembangunan kolam retensi ini tentunya dapat mengantisipasi banjir saat turun hujan,” terangnya.
Menurutnya, kolam retensi akan memiliki kapasitas yang cukup besar dengan kedalaman sekitar lima sampai enam meter, sehingga mampu menampung air hujan yang berlebih dan banjir di sekitar Terminal KH Ahmad Sanusi.
“Selain itu, kolam retensi juga akan dilengkapi dengan sistem pengaturan debit air agar air yang tertampung dapat dialirkan secara terkontrol,” bebernya.
Pihaknya optimis, proses pembangunan kolam ini akan berhasil diselesaikan sesuai waktu yang sudah ditetapkan. “Semoga dapat selesai tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” tutupnya. (Bam)






