PENDIDIKAN

Kepala SDN Nanggeleng 1 Raih Juara 3 Lomba Inovasi Karya Guru Astra Nasional

×

Kepala SDN Nanggeleng 1 Raih Juara 3 Lomba Inovasi Karya Guru Astra Nasional

Sebarkan artikel ini
BANGGA : Kepala SDN Nanggeleng 1 Kota Sukabumi, Idris, bangga menunjukan piala sebagai peraih juara 3 Lomba Inovasi Karya Guru Astra Nasional
BANGGA : Kepala SDN Nanggeleng 1 Kota Sukabumi, Idris, bangga menunjukan piala sebagai peraih juara 3 Lomba Inovasi Karya Guru Astra Nasional

SUKABUMI — Idris, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nanggeleng 1 Kota Sukabumi, mengukir prestasi gemilang dengan meraih juara ketiga dalam Lomba Inovasi Karya Guru (LINKAR) Astra Nasional. Kompetisi bergengsi ini diadakan oleh Astra dalam rangka memperingati ulang tahun perusahaan ke-67 dan diikuti oleh lebih dari 1.000 guru dari seluruh penjuru Indonesia. Keberhasilan ini menjadi pencapaian yang sangat membanggakan, terutama bagi seorang Idris yang selalu mengedepankan prinsip.

“Jalani saja prosesnya dengan penuh kesungguhan, adapun hasilnya hanyalah bonus.” Prinsip ini telah mengantarkannya meraih berbagai kesuksesan dalam karier pendidikannya.

Bank bjb Tandamata

Idris mengungkapkan perasaan terkejutnya ketika pertama kali menerima undangan sebagai finalis dari Astra. “Sempat merasa kaget ketika mendapat undangan sebagai finalis lomba inovasi karya guru dari Astra. Apalagi bisa meraih juara ketiga tingkat nasional tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” ungkapnya dengan rasa syukur.

Dalam lomba tersebut, Idris berhasil menempatkan diri di posisi ketiga dari 10 finalis terbaik yang terpilih melalui proses seleksi ketat. Para finalis kemudian diundang untuk mempresentasikan karya dan prototype mereka di hadapan panelis yang terdiri dari para ahli di bidang pendidikan.

Tim panelis melakukan penilaian dengan sangat teliti, menggali lebih dalam setiap aspek inovasi yang disampaikan.

Idris juga merasa sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Astra, serta dukungan dari sahabat dan rekan-rekan yang selalu menyertainya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Astra, dan seluruh rekan sahabat yang senantiasa mendukung, tanpa rekan-rekan saya bukanlah siapa-siapa,” ujarnya dengan rendah hati.

Selama mengikuti kompetisi ini, Idris juga berkesempatan untuk bertemu dengan guru-guru dari seluruh Nusantara, termasuk dari Pulau Rote, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Seribu, dan daerah-daerah lainnya. Pertemuan ini menjadi ajang bertukar pikiran yang sangat berharga, terutama mengenai kondisi dan kontribusi pendidikan di masing-masing daerah.

“Bertukar pikiran tentang kondisi dan kontribusi pendidikan di masing-masing daerah menjadi topik pembahasan menarik yang kami diskusikan di sela-sela istirahat,” tambahnya.

Astra menyelenggarakan Lomba Inovasi Karya Guru sebagai bagian dari Anugerah Festival Astra, yang bertujuan mengapresiasi kontribusi para guru dalam dunia pendidikan. Idris sendiri mengajukan inovasi yang diberi nama “SIPEKEK Wayang MOCI ECPRES Solusi Mewujudkan Pembelajaran Berdiferensiasi,” yang diharapkan dapat menginspirasi guru-guru lain di seluruh Indonesia.