POLITIK

Hasil Survei Indikator, Fikri Abdul Ajiz jadi Bacalon Wabup Sukabumi Potensial

×

Hasil Survei Indikator, Fikri Abdul Ajiz jadi Bacalon Wabup Sukabumi Potensial

Sebarkan artikel ini
Fikri Abdul Ajiz

SUKABUMI – Fikri Abdul Ajiz adalah bakal calon Wakil Bupati Sukabumi yang memiliki kans paling besar dan menjanjikan dalam Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024. Nama dia muncul dalam hasil lembaga survei.

Sekadar informasi, Radar Sukabumi mendapatkan hasil survei dari Indikator dengan judul “Peluang Menang Calon-Calon Bupati di Kabupaten Sukabumi”. Survei tersebut dilakukan dalam periode 9 hingga 14 Juli 2024.

Bank bjb Tandamata

Sedianya tiga hal yang dituju dalam survei tersebut. Pertama, sikap dan perilaku calon pemilih Kabupaten Sukabumi untuk mengetahui peta dukungan politik elektoral. Kedua, mengetahui faktor-faktor penting apa yang berkaitan dengan pilihan-pilihan tersebut. Dan ketiga, melihat persepsi warga Kabupaten Sukabumi terkait isu-isu mutakhir yang mengemuka.

Dalam hasil survei tersebut, nama Fikri menempati posisi teratas sebagai bacalon Wabup Sukabumi dengan tingkat keterpilihan tertinggi. Pada bagian pertanyaan survei, “Seandainya pemilihan langsung Bupati Sukabumi dilaksanakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih di antara nama-nama berikut ini sebagai Bupati?”

Ada 22 nama yang berhasil terjaring. Di nomor satu, ada nama Desy Ratnasari yang merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional dengan raihan 22,7 persen. Kemudian pada nomor dua, ada nama Fikri Abdul Ajiz dengan raihan 7,0 persen. Namun yang patut digaris bawahi, bahwa yang paling memungkinkan dan masuk akal untuk menjadi kontestan pada pilkada ini adalah Fikri. Karena Desy yag notabene calon anggota DPR RI terpilih Pemilu 2024 tidak pernah masuk dalam bursa bacalon Bupati atau Wakil Bupati Sukabumi.

Kemudian, pada pertanyaan yang sama untuk simulasi delapan nama wakil bupati, Fikri menempati posisi nomor satu dengan raihan 14,8 persen. Tak hanya itu, Fikri pun menjadi menjadi sosok paling potensial jika dipasangkan dengan Asep Japar. Dia meraih prosentase sebesar 11,0 persen. Hal menarik lainnya, Fikri pun mendapatkan tingkat kesukaan sebesar 96,5 persen.

Sebagai bacalon wakil bupati, Fikri juga terbilang potensial dalam variabel “sosialisasi calon di portal berita online” dengan 1,7 persen. Pun demikian pada variabel “sosialisasi calon di media sosial” Fikri berada di angka 2,6 persen. Dari kedua variabel tersebut, posisi Fikri berada di bawah Asep Japar, Iyos Somantri, bahkan Marwan Hamami.

Menanggapi hal ini, Fikri mengatakan hasil survei tersebut sangat penting untuk bahan evaluasi dan motivasinya. “Alhamdulillah, saya juga semalam mendapatkan bocoran hasil survei dari Indikator dan menunjukkan bahwa ada kans yang potensial dan menjanjikan terhadap saya. Insya Allah ini saya anggap sebagai petanda bagus,” kata Fikri kepada Radar Sukabumi, Kamis (1/8).

Fikri mengungkapkan, komunikasi politiknya terus berjalan setiap hari, baik itu dengan partai politik maupun figur bacalon lainnya. Fikri sendiri sudah menegaskan bahwa pihaknya ingin berpasangan dengan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Asep Japar sebagai bacalon Bupati Sukabumi yang telah diputuskan oleh Koalisi Sulanjana yaitu Golkar, Gerindra, dan PPP.

“Saya terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Dan untuk itu, saya menghormati segala prosesnya. Termasuk mekanisme di masing-masing partai politik. Maka kita tunggu saja arahan dan instruksi dari pimpinan partai politik di koalisi Sulanjana,” tutur Fikri.

Tapi pada variabel lain, nama Fikri juga memberikan daya tawar yang sangat menarik jika disimulasikan berpasangan dengan bacalon Bupati Sukabumi Iyos Somantri. Apa tanggapan lawyer muda asal Palabuhanratu ini? “Saya apresiasi hal itu pula, tapi sikap politik saya tidak berubah. Saya tetap dan tegas bersama Pak Asep Japar,” pungkasnya. (izo)