Pilkada Kabupaten Sukabumi

Ketua Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara Berpotensi Dampingi Asep Japar

×

Ketua Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara Berpotensi Dampingi Asep Japar

Sebarkan artikel ini
Yudha Sukmagara(TKD) Prabowo-Gibran wilayah Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara
Yudha Sukmagara

SUKABUMI – Hera Iskandar, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra menyebut pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, koalisi tiga partai yaitu Partai Gerindra, Golkar, dan PPP masih solid dan masih menyepakati bakal calon bupati masih mengusung Asep Japar. Sementara untuk wakilnya diserahkan ke Partai Gerindra dan PPP.

” Perhari ini ya, Pilkada kita masih kental dengan koalisi Golkar, PPP dan Gerindra dan sebagaimana kesepakatan koalisi, bacalon Bupati Sukabumi dari Partai Golkar yaitu pak Asep Japar. Wakilnya diserahkan kepada PPP dan Gerindra,” ujar Hera Iskandar kepala radar sukabumi, belum lama ini.

Bank bjb Tandamata

Adapun sosok atau figur bacalon wakil bupati dari Partai Gerindra, sambung Hera Iskandar sudah dipersiapkan, baik dari internal Partai maupun yang naturalisasi. “Untuk sosok wakil dari Gerindra sudah ada, baik di internal Partai maupun yang naturalisasi sudah kami persiapkan. Nanti kita tunggu dulu lawan – lawan kita, tunggu saja masih ada waktu,” tegasnya.

Disinggung kemungkinan Ketua DPC Partai Gerindra, Yudha Sukmagara bakal diusung menjadi pendamping Asep Japar atau Asjap ada kemungkinan besar. Namun menurutnya harus melihat konstelasi yang saat ini tengah berkembang di lapangan.

“Ketua Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara akan maju menjadi bakal calon Wakil Bupati Sukabumi ada kemungkin.
Artinya, Pak Yudha ini merupakan salah satu kader terbaik dari Partai Gerindra. Sangat kemungkinan, kita lihat di akhir konstalasi seperti apa,” ungkapnya.

Masih kata Hera, untuk koalisi hari masih solid, tetapi tidak tahu kedepannya seperti apa. Pasalnya politik dinamis, dia berharap koalisi ini tetap solid dan sampai saat ini tidak ada benih-benih ketidaksolidan, karena bacalon bupatinya sudah jelas jadi tinggal menunggu wakil.

“Ada kemungkinan juga koalisi partai akan bertambah, karena kita menjalin silaturahmi yang baik dengan semua partai. Semuanya dekat dan berkomukasi baik dengan partai koalisi maupun di luar koalisi, karena pada prinsipnya kami ingin membangun Sukabumi bukan untuk berkompetisi,” pungkasnya. (ris)