SUKABUMI — Pahlawan tanpa tanda jasa, pribahasa ini tampaknya dapat diberikan kepada Apipudin yang merupakan pensiunan guru honorer di SDN Anggarudin, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Bagaimana tidak, pria yang kini berusia 67 tahun itu, telah memutuskan pensiun pada pertengahan tahun 2024, lantaran alasan kesehatan.
Forum Pembela Honor Indosia (FPHI) Korda Sukabumi, Suherman kepada Radar Sukabumi mengatakan, FPHI Korda Sukabumi bersama Bendahara FPHI Korcam Nagrak, Ani Nurhayati dan jajarannya, telah memberikan kadeudeuh berupa uang donasi dari guru honorer Kabupaten Sukabumi sebesar Rp12 juta.
“Iya, kadeudeuh ini, kami berikan kepada Pak Apipudin di rumahnya, tepatnya di Kampung Nyenang, RT 04 RW 01, Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Semoga uang yang diberikan oleh kami semua, dapat diberikan keberkahan untuk Pak Apipudin dimasa purna-nya,” kata Suherman kepada Radar Sukabumi pada Jumat (26/07).
Lebih lanjut ia menjelaskan, Apipudin telah mengabdikan dirinya untuk mencerdaskan anak bangsa selama 29 tahun. Sejak tahun 2005 hingga tahub 2024, Apipudin telah menjadi Wali Kelas 2 di SDN Anggarudin, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Selama mengajar, Apipudin memiliki semangat yang luar biasa dalam mengajar dan mendidik anak-anak di sekolahnya denga jarak sekitar 500 meter dari lokasi rumahnya.
Selama masih aktif, Apipudin memegang beberapa mata pelajaran. Apipudin sebenarnya masih ingin mengajar, namun karena alasan kesehatan, ia memutuskan untuk berhenti. Meskipun sebagai guru honorer, ia selalu memberikan yang terbaik untuk murid-muridnya. “Kisah inspiratif dari Apipudin ini, tentu menjadi contoh bagi kita semuga untuk selalu memberikan yang terbaik dalam segala hal, tampa mengharapkan imbalan atau penghargaan,” ujarnya.
Bukan hanya itu, meskipun usianya sudah cukup lanjut, Apipudin tidak pernah menyerah dalam mengabdikan dirinya untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi generasi bangsa. Bahkan, karena dedikasinya yang tak kenal lelah, banyak orang yang menganggapnya sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang layak di hormati.






