KABUPATEN SUKABUMI

Mitigasi Bencana, Camat Simpenan Sukabumi Pimpin Penanaman Pohon Kelapa di Pantai Loji

×

Mitigasi Bencana, Camat Simpenan Sukabumi Pimpin Penanaman Pohon Kelapa di Pantai Loji

Sebarkan artikel ini
Camat Simpenan Sukabumi
Masyarakat desa Loji saat menanam pohon kelapa di pantai Loji, Kecamatan Simpenan

SIMPENAN – Jajaran forum pimpinan kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi bersama unsur terkait laksanakan penanaman ratusan pohon kelapa di sekitar pantai Loji, Desa Loji, Kabupaten Sukabumi. Senin, (22/7).

Kegiatan yang mulai digelar sekitar pukul 07.00 Wib dan berakhir menjelang siang ni diikuti antusias masyarakat sekitar dan juga tim gabungan dari BNPB, BPBD dan unsur terkait lainnya di sekitaran pantai Loji desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

Kegiatan tersebut menurut camat Simpenan, R. Ade Aksa Darmadiredja merupakan dalam rangka mitigasi bencana berbasis mitigasi struktural dan non struktural dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

“Iya tadi mulai dari kepala desa, satpol PP, P2BK, Forum relawan desa Loji, Bhabinkantibmas, Babinsa, Mahasiswa IPB, masyaraka setempat, BPBD, dan fasilitator,” ujar R. Ade. Senin, (22/7).

Lanjut R. Ade Aksa bahwa kegiatan mitigasi bencana berbasis mitigasi struktural dan non struktural tersebut diselenggarakan oleh program Idrip BNPB, melalui forum relawan bencana desa Loji.

“Program ini bertujuan untuk mitigasi struktural non struktural dalam rangka Fasilitasi penguatan ketangguhan masyarakat desa Loji untuk mengantisipasi terjadinya bencana tsunami,” jelasnya.

“Adapun jenis Pohon yang ditanam yakni pohon Kelapa sebanyak kurang lebih sekitar 500 bibit, dengan peserta yang dalam kegiatan sekitar 100 orang,” ucapnya.

Sementara itu petugas penanggulangan bencana kecamatan Simpenan Dandi Sulaeman mengungkapkan diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut masyarakat bisa lebih memahami akan potensi potensi kebencanaan.

“Ini teh ada dua kegiatan, selain penanaman pohon juga ada pemasangan jalur evakuasi untuk difabel, penanaman pohon kelapa sebanyak 500 pohon,” timpal Dandi.

“Personel ini banyak melibatkan masyatakat yang dibentuk forum desa tangguh bencana, mudah mudahan dengan ini masyarakat dapat memahami segala potensi dalam mengurangi resiko bencana,” tandasnya. (Ndi)