SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, bersama Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) menggenarkan sosialisasi Musyawarah Persiapan Pelaksanaan Konstruksi (MP2K) bantuan sosial Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang bakal segera direalisasikan dibeberapa kelurahan tahun ini.
Kabid Perumahan dan Pemukiman DPUTR Kota Sukabumi, Rinaldy Adzany menjelaskan, sosialisasi MP2K ini terkait petunjuk pelaksanaan dan teknis kegiatan pembangunan rutilahu, khususnya terkait dengan konstruksi yang nantinya akan dilaksanakan.
“Dalam kegiatan ini, kami memberitahukan mengenai petunjuk pelaksanaan dan juga teknis kegiatan pembangunan Rutilahu, khususnya konstruksi,” jelas Rinaldy kepada wartawan, Minggu (14/7).
Rinaldy menjelaskan, pada 2024 ini ada sebanyak 196 unit yang tersebar di enam kelurahan mendapatkan bantuan program Rutilahu yang langsung di intervensi melalui anggaran dari Provinsi Jawa Barat. “Alhamdulillah tahun ini Kota Sukabumi mendapatkan 196 pembangunan Rutilahu,” paparnya.
Menurutnya, dalam sosialisasi tersebut BKM juga mengundang para penerima bantuan dan para tukang yang nantinya akan melaksanakan perbaikan rutilahu dengan tujuan untuk menyamakan persepsi terkait dengan pelaksanaan pembangunan.
“BKM juga mengundang para penerima bantuan dan para tukang. Tujuannya untuk menyamakan persepsi terkait dengan pelaksanaan pembangunan Rutilahu tersebut sehingga berjalan berjalan dengan lancar,” paparnya.
Ia menambahkan, program Rutilahu ini merupakan salah satu upaya pihaknya dalam melakukan pengetasan kawasan kumuh. Maka untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya butuh peran serta dari semua elemen, khususnya antara pemerintah dengan masyarakat sekitar. “Ya karena tanpa adanya kerjasama yang terjalin baik dengan semua unsur, hal itu akan sulit terwujud,” tukasnya. (Bam)






