KOTA SUKABUMI

PKL Menjamur, Kinerja Pemkot Sukabumi Dipertanyakan

×

PKL Menjamur, Kinerja Pemkot Sukabumi Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
PKL Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi
Kondisi para PKL berjejer di ruas Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi

SUKABUMI — Sejumlah pengendara di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, mengeluhkan maraknya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Bagai mana tidak, selain berjejer di trotoar, para pedagang juga banyak menggunakan badan jalan.

Sehingga, berpotensi menghambat arus lalu lintas. Sontak, kondisi itu membuat geram para pengendara maupun pejalan kaki hingga tidak sedikit mempertanyakan kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi khususnya dalam melakukan penertiban PKL.

Bank bjb Tandamata

Salah seorang pengendara Gagay (35) mengeluhkan, maraknya para PKL yang berjejer di badan jalan tersebut membuat para pengendara harus mengurangi kecepatan kendaraan sehingga hal itu membuat arus lalu lintas tersendat.

“Jelas kondisi ini sangat mengganggu para pengendara maupun pejalan kaki. Bukan melarang untuk berjualan, tapi inikan bukan tempatnya untuk berjualan,” keluh Gagay kepada wartawan, Rabu (1/5).

Kondisi ini, lanjut Gagay, bukan pertama kalinya terjadi tetapi hampir setiap hari libur penampakan serua kerap terjadi di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Sebab itu, masyarakat menilai tidak adanya ketegasan dari Pemkot Sukabumi dalam melakukan pembenahan PKL.

“Sangat disayangkan tidak adanya ketegasan dari Pemkot Sukabumi untuk melakukan penertiban PKL tersebut. Udah jalan semakin sempit karena adanya pelebaran trotoar, sekarang ditambah banyak PKL. Mana petugas Satpol PP nya,” celotehnya.

Menurutnya, petugas Satpol PP harusnya standby di ruas jalan yang kerap diserbu para PKL setiap hari libur sehingga dapat mengantisipasi maraknya para pedagang di tempat yang bukan semestinya. “Tentunya yang mengeluhkan kondisi ini bukan hanya saya saja, tapi pengendara lainnya juga akan mengeluhkan hal sama,” paparnya.

Ia menambahkan, keberadaan PKL selain berpotensi terjadi kemacetan juga mengganggu estetika sehingga tampak semraut. “Sebab itu, kami meminta agar Pemkot Sukabumi dapat segera turun yang menertibkan para PKL demi kenyamanan pengendara maupun para pejalan kaki,” tandasnya.

Hal senada dilontarkan pengguna jalan lainnya, Rio Aditya (30) yang meminta Pemkot Sukabumi segera merespon keluhan para pengguna jalan demi kenyamanan bersama.

“Memang kondisi banyaknya PKL ini cukup menghambat lalu lintas karena mereka (PKL) berjulana di badan jalan. Sebab itu, kami harap pemerintah bisa cepat respon untuk melakukan penertiban. Jangan sampai terkesan tutup mata,” singkatnya.

Menyikapi hal itu, Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji mengaku bakal segera menindaklanjuti keluhan para pengendara terkait maraknya PKL tersebut. “Ya, kita tindaklanjuti. Karena PKL dengan Satpol PP kucing-kucingan,” timpalnya.

Bahkan, sambung Kusmana, Pemkot Sukabumi menurunkan petugas Satpol PP secara rutin stand by di daerah tersebut, dan melakukan patrolin rutin.

“Hari biasa terkendali, hanya hari libur ini agak krodit. Mereka tidak menetap tapi berjualan secara mobile, jadi petugas lengah langsung bergeser ke pinggir jalan. Dalam hal ini, harus ada kerjasama semua pihak untuk mengantisipasi hal seperti ini,” cetusnya.

Disinggung soal tindakan tegas, pria yang akrab disapa Kang Tutus ini menegaskan, Pemkot Sukabumi bakal memberikan tidakan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Ya sesuai ketentuan aja mas, paham kan,” tutupnya. (Bam)