SUKABUMI – Puluhan warga di Kecamatan Ciemas yang masuk kawasan objek wisata Gropark Nasional Ciletuh Palabuhanratu (GNCP) mengikuti pelatihan kompetensi bebasis masyarakat.
Hal ini dimaksudkan, agar warga memiliki keahlian dan
keterampilan, sehingga nantinya dapat membuka peluang kerja dan usaha baru sesuai dengan minat dan bakatnya.
Terlebih lagi, kawasan objek wisata Ciletuh tersebut, tidak menutup kemungkinan setelah ditetapkannya sebagai Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG) yang resmi diputuskan dalam sidang pleno Eksekutif Board Unesco bersama 68 negara lainnya di Paris pada beberapa waktu lalu, kawasan ini pasti kerap dikunjungi para wisatawan yang datang dari manca negara.
Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Agus Ernawan mengatakan, terdapat 80 warga dari Desa Sukatani, Pangumbahan dan Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas mengikuti pelatihan bidang Pengolahan Hasil Pertanian (PHP) dan menjahit.
“Pelatihan ini diperoleh dari usulan warga melalui Musrenbang desa dan kecamatan,” jelas Agus kepada kepada Radar Sukabumi, Rabu (18/4).
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Ade Mulyadi mengatakan, pelatihan ini ditujukan bagi warga yang bermukim di wilayah wisata Geopark Ciletuh.



