SUKABUMI – Salah satu film pendek karya dosen Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Nusa Putra (UNP) lolos seleksi pada Re-Karya International Video Festival #2 dengan tema “Chaostic”, di Institut Telkom Purwokerto pada 27 – 30 September 2023 lalu.
Selain lolos seleksi, film pendek berjudul “Tabayyun” karya Tulus Rega Wahyuni itu mendapatkan kesempatan untuk ditayangkan di skala internasional.
Tulus Rega mengaku bangga dan senang lantaran karya filmnya yang diproduksi tahun 2021 tersebut mendapat penilaian terbaik, sehingga bisa lolos seleksi di festival internasional.
“Pastinya senang dan bangga karena film ini film saya yang pertama bisa masuk atau lolos di festival internasional,” terang Tulus kepada Radar Sukabumi, Minggu (29/10).
Apalagi Re-Karya International Video Festival diikuti bukan hanya oleh negara Indonesia saja, tetapi dari negara lainnya.
“Re-Karya International Video Festival terbuka untuk umum dan dibuka secara global atau internasional, jadi ada kesempatan untuk bisa mengupload karya saya di festival tersebut kemudian saya upload dan kemudian video yang dikirim diseleksi kembali untuk dipilih film terbaik dan alhamdulilah Film Tabayyun berhasil lolos seleksi dan ditayangkan di Festival Video Internasional,” terangnya.
Adapun Re-karya” adalah Festival Video Internasional yang meliputi pameran video, talkshow, pemutaran film, dan pameran desain sebagai bentuk konvergensi kolaboratif antara seni dan teknologi. Festival ini terbuka untuk seniman dari segala usia, latar belakang, dan disiplin ilmu, termasuk seniman internasional yang tinggal di luar Indonesia.






