Pemerintah Kota Sukabumi

Wali Kota Sukabumi Lepas 18 ASN Masuk Purna Bhakti

×

Wali Kota Sukabumi Lepas 18 ASN Masuk Purna Bhakti

Sebarkan artikel ini
Wali kota Sukabumi, Achmad Fahmi
Wali kota Sukabumi, Achmad Fahmi melepas secara resmi sebanyak 18 orang ASN di lingkungan Pemkot Sukabumi

CIKOLE – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi melepas secara resmi sebanyak 18 orang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi yang memasuki masa purna bhakti pada 1 September 2023 di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Kamis (31/8).

Momen ini sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian para ASN selama mengabdi di lingkup Pemkot Sukabumi. Kegiatan tersebut dihadiri pula Kepala BKPSDM Kota Sukabumi, Didin Syaripudin dan Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Sukabumi Totong Suparman sertai Pimpinan Bank BJB Cabang Sukabumi

Bank bjb Tandamata

Asep Gunawan. “Pemkot melepas secara resmi keluarga besar ASN yang masuk masa purna bhakti sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi. Pada kali ini ASN yang purna bhakti terdiri dari guru, kepala sekolah, tenaga kesehatan RSUD R Syamsudin SH, penyuluh pertanian, dan lain sebagainya,” ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Fahmi menekankan, kegiatan mengundang ASN yang memasuki purna bhakti sebuah ide wali kota karena sangat wajar dan patut melepas dari balai kota.

Sehingga ketika memasuki purna bhakti sempat bertemu dengan wali kota dan pimpinan lainnya serta mengetahui ruang utama Balai Kota.

Sekaligus momen menyampaikan uacapan terimakasih atas pengabdian kepada masyarakat.

Di mana ada ASN yang melakukan pengabdian selama puluhan tahun dan bukan masa yang pendek dalam pengabdian. Sehingga pemkot ingin khusus mengucapkan terimakasih dan selamat memasuki masa purna bhakti dan tetap memberikan pelayanan kepada warga.

Dalam artian untuk terus menjaga kebersamaan meskipun sudah purna bhakti. Khususnya dalam mendorong pembangunan di Kota Sukabumi.

“Terimakasih atas segala pengabdian, kita akan tetap menjalin kebersamaan karena ada ikatan emosional tidak akan putus, “kata kang Fahmi. (*/why)