SUKABUMI — Seorang ayah berinisial ER (34) warga Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi tega melakukan penganiayaan terhadap anaknya sendiri.
Kejadian tersebut viral di media sosial, usut punya usut kejadian tersebut dilatarbelakangi oleh kelakuan istrinya yang saat ini bekerja sebagai TKW di Arab Saudi tidak mengirimkan uang kepada anaknya.
Ketua Karang Taruna Cidolong Ace Sunadar membenarkan adanya peristiwa tersebut, dan telah menyambangi rumah terduga pelaku tindak kekerasan atau penganiayaan terhadap anaknya.
“Awalnya ada informasi ramai di Facebook ada penganiayaan kepada anak beralamat di daerah sini, tiba tiba banyak di grup seputar kecamatan Cidolog,” ujar Ace.
“Kebetulan saya berdomisili di desa itu, kampung berdekatan. Saya pun terbuka bahwa orang ini betul warga sini hingga akhir mengarah kesini, awalnya dari grup WA,” imbuhnya.
Dijelaskan Ace, sempat berkomunikasi dengan terduga pelaku dan mengakui bahwa video yang beredar akan aksi kekerasan atau penganiayaan tersebut dibuat sendiri olehnya, namun begitu hal itu dilakukan terduga pelaku kesal terhadap istrinya yang tengah bekerja di luar negeri dalam beberapa bulan tidak mengirim uang.
“Mengakui emang itu video dibuat sendiri, awalnya si pelakunya tidak terlalu terbuka bersama rekan, pemuda dan lainnya, gak gaul, kerjanya serabutan, anaknya biasanya main kerumah saya, main bersama anak saya,” jelasnya.
“Dasar pelaku itu merasa tidak enak dengan istrinya, tidak ngirim (uang- red) akhir akhir ini, mungkin bisa pelampiasan ke anak, dikirim lah video kesana, jadi tujuan pribadinya,” bebernya
Lanjut Ace, saat ini jajaran kepolisian polsek setempat polres Sukabumi telah melakukan upaya upaya penanganan terhadap terduga pelaku.
“Polisi sudah konfirmasi mendatangi TKP. Harapan saya secepatnya ada komunikasi dengan pihak keluarga istrinya seperti apa dan bagaimana kelanjutannya,” ucapnya.
Sementara itu Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede juga membenarkan adanya kejadian penganiayaan anak di wilayah Kabupaten sukabumi tepatnya di kecamatan Cidolog.
“Pelaku sudah kita amankan, saat ini sedang dilakukan proses pemeriksaan,” singkatnya. (ndi/d)






