SUKABUMI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, terus berupaya melakukan pemantauan kesehatan jamaah haji yang sudah pulang ke tanah air pada 18 Juli 2023 lalu.
Kabid P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, drg Wita Darmawanti mengatakan, pemeriksaan kesehatan dan pemantauan terhadap para jemaah haji yang sudah pulang ini, terus dilakukan selama 14 sampai 21 hari.
“Ya, pasca pemulangan jamaah haji kami terus melakukan pemeriksaan kesehatan maupun pemantauan selama 14 sampai 21 hari,” kata Wita kepada Radar Sukabumi, Selasa (25/7).
Wita menerangkan, sejauh ini Dinkes Kota Sukabumi baru menemukan ada beberapa jamaah haji yang kondisi kurang baik lantaran mengalami flu, yang diduga akibat perubahan cuaca.
“Petugas dari Puskesmas wilayah masing-masing langsung mengunjungi para jamaah haji. Sejauh ini tidak ada jamaah haji yang harus membutuhkan perawatan instensif,” ujarnya.
Wita menerangkan, jumlah jamaah haji yang diperiksa kesehatan total termasuk yang mutasi keluar terdapat sebanyak 263 orang.
“Adapun, pemeriksaan kesehatan ada beberapa tahap yakni, tahap satu masa tunggu minggu 6 sampai 1 tahun sebelum keberangkatan, tahap dua masa keberangkatan minggu 3 sampai 6 bulan sebelum berangkat dan tahap tigas di Embarkasi untuk menentukan layak terbang,” terangnya.
Wita berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan semua jemaah haji bisa sehat semuanya. “Semoga semuanya dalam kondisi sehat. Kami sarankan agar istirahat cukup, bila ada keluhan sampaikan kepada petugas haji wilayahnya,” pungkasnya. (bam)






