SUKABUMI– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengaku prihatin dengan kejadian penganiayaan salah seorang warga di Kecamatan Lembursitu, pada Sabtu (24/6) dini hari.
Terlebih, yang diketahui merupakan tulang punggung keluarga ini, mengalami luka cukup serius dan harus ditangani intensif pihak rumah sakit. “Masukkan saja ke Bunut (RSUD R Syamsudin SH, red) dulu, biar ditangani,” ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi melalui pesan WhattApps kepada Radar Sukabumi, Minggu (25/6).
Rencananya, orang nomor satu di Kota Sukabumi ini pun akan melihat langsung korban berinisial MFS (25) di rumah sakit. “Nanti sekalian saya tengok ya,” tambah dia.
Di tempat terpisah, ketua RW 04 Kelurahan Cipanengah Kecamatan Lembursitu, Muchamad Muchaemin mengatakan, korban merupakan warga kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Bahkan, beberapa waktu sebelumnya, korban ditinggalkan ayah kandungnya karena meninggal dunia. “Iya, untuk bayar listrik aja kesusahan,”terang Muchaemin.
Disinggung soal bantuan pengobatan oleh Wali Kota Sukabumi, Muchaemin mengaku bersyukur dan berterima kasih. Apalagi, dirinya kerap mendapatkan keluhan dari keluarga korban soal pembiayaan rumah sakit.
“Keluarganya sempat nangis karena bingung soal biaya. Tapi, tadi ada informasi kalau pak wali mau ngasih bantuan, rasanya haru campur bahagia. Bahkan keluarga korban pun sampai menangis histeris mendengar berita itu,” tambahnya.
Sementara itu, aksi brutal kawanan genk motor ini tidak hanya melukai korban, mereka juga menyiarkan langsung peristiwa tersebut di media sosial Instagram.
Pada Minggu (25/6), peristiwa dugaan penganiayaan dan pengeroyokan itu disiarkan langsung melalui akun Instagram @rsg*******. Video yang beredar di masyarakat, memperlihatkan adegan saat korban terkapar di jalan sambil membawa sebilah bambu.






