SUKABUMI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi mulai menggencarkan patroli di tujuh kecamatan dan sejumlah titik rawan di Kota Sukabumi. Langkah tersebut untuk mencegah terjadinya tawuran antar pelajar, menjelang libur panjang sekolah.
“Saat ini sedang di masa transisi libur anak sekolah, masa transisi ini masa-masa rawan di dinas, mengantisipasi kenakalan tawuran pelajar, kami bahkan mobil dinas semua dibranding untuk patroli sekolah,” ujar Sekretaris Disdikbud Kota Sukabumi, Yudi kepada Radar Sukabumi, Jumat (23/6).
Adapun kegiatan patroli sekolah ini dilakukan mulai dari kepala dinas hingga kabid dan kasie di masing-masing bidang di Disdikbud Kota Sukabumi dikerahkan, untuk melakukan patroli sekolah.
“Kita lakukan itu mulai dari selesai ujian hingga nanti mulai libur sekolah kita akan fokus melakukan patroli di tujuh kecamatan termasuk di sejumlah titik rawan,” terangnya.
Sasaran patroli ini lanjut Yudi guna mencari kemungkinan para pelajar melakukan tawuran. Kegiatan patroli dan sweeping yang dilaksanakan pihaknya, sebagai kegiatan imbangan guna mencegah terjadinya aksi kenakalan remaja salah satunya tawuran.
Dalam patroli itu juga pihaknya mengimbau kepada para pelajar untuk tidak terlibat tawuran. “Selain patroli kita juga memberikan himbauan kepada pelajar SMP untuk tidak melakukan aksi kenakalan remaja,” pungkasnya. (wdy)






