CIKOLE– Menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahum 2023, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi meminta para pihak sekolah untuk menghindari adanya Pungutan Liar (Pungli) terhadap siswa baru.
Menurut dia, sekolah itu merupakan lembaga pendidikan dan tempat untuk melahirkakan karakter siswa yang baik dan cerdas, serta sebagai generasi penerus bangsa.
“Jadi kami secara tegas tidak akan mentolelir, bahwa apabila ada sekolah yang melakukan pungli. Kemudian kita pun serahkan kepada masing-masing sekolah, untuk tidak pungli di PPDB,” ujar Fahmi Kepada Radar Sukabumi, Selasa (20/6).
Fahmi menegaskan, untuk para pihak sekolah dalam menjalankan PPDB ini, harus berjalan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang sudah ditetapkan. Selain itu, tidak boleh keluar dari koridor atau aturan yang ada.
“Tentunya apapun itu kalau berjalan sesuai aturan, maka pungli di sekolah tidak akan pernah terjadi. Namun, jika nanti ditemukan salah satu sekolah melakukan tindak seperti itu akan kami tegur dan memproses,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, pimpinan DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda telah melakukan Inspesksi mendadak (Sidak) ke sejumlah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN).
Ia memastikan, tidak adanya anggota DPRD Kota Sukabumi yang menitip anak untuk masuk kepada salah satu sekolah tersebut.
“Saya sampaikan dengan tegas kepada para kepala sekolah, bahwa kita DPRD tidak setuju adanya titip-tipan anak masuk kesekolah. Jadi, pihak sekolah pun harus komitmen dan saya akan dukung.
Jangan ada satupun agota DPRD yang menitip anak, ini dapat merusak sistem,” ujar Wawan kepada Radar Sukabumi, Selasa (13/6) lalu.
Dia menambahkan, apalagi sebelumnya ada himbauan dari Gubernur Jawa Barat, agar mempublik jika terjadi hal-hal yang ganjal pada gelaran PPDB, misalkan ada yang melakukan pungli atau yang lainnya.
“Maka laporkan dan viralkan lebih bagus. Tentunya, kita sangat mendukung penuh, asalkan harus dicontohi oleh pejabat tinggi, seperrti Dirjen Kementerian, Walikota, Gubernur, dan Bupati serta Presiden sekalipun jangan coba-coba menitip. (Iki)






