CIRACAP – Serapat-rapatnya menutup bangkai, akhirnya pasti tercium juga. Pepatah itu mungkin pantas untuk menggambarkan prilaku Junaedi (54), warga Kabupaten Bekasi ini. Junaedi mengaku-ngaku sebagai anggota TNI, demi bisa menikah dengan perempuan asal Kampung Cinangka, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran. Kedok pria lanjut usia (Lansia) ini terungkap berawal dari kecurigaan warga saat mendengar ada seorang anggota TNI yang melakukan nikah sirih dengan perempuan di wilayah kampung tersebut.
“Setelah dicek ke lokasi, ternyata Junaedi ini bukan anggota TNI,” jelas Kapolsek Ciracap, AKP Solihin saat dihubungi Radar Sukabumi melalui telepon selulernya, belum lama ini.Pria Lansia yang mengaku anggota TNI ini, sambung Solihin, langsung diamankan di rumah Kepala Desa Mekarmukti. Setelah itu, pihak Danposramil Surade, Peltu Asep Mulyono bersama Babinkamtimbas membawa Junaedi ke Mako Polsek Ciracap.
“Saat ini pelaku yang mengaku anggota TNI itu, masih dilakukan pemeriksaan di Mako Polsek Ciracap.Berdasarkan pemeriksaan sementara, Junaedi ini sengaja mengaku sebagai anggota TNI untuk memperdayai perempuan yang ada di Kecamatan Waluran. Informasinya, pelaku ini sudah menikah dengan warga di sini. Namun, nikahnya sirih,” bebernya.
Saat polisi melakukan introgasi terhadap Junaedi, ujar Solihin, pelaku mengaku sengaja datang dari Bekasi ke Kecamtan Waluran, Kabupaten Sukabumi, dengan berpura-pura sebagai anggota TNI demi memperdayai para perempuan.
“Memang, berdasarkan laporan dari warga, Juanaedi ini tingkah lakunya tidak banyak merugikan masyarakat. Hanya saja, ia telah berbohong kepada publik dengan mengaku sebagai anggota TNI. Untuk itu, saya amankan untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (cr13/d)



