KABUPATEN SUKABUMI

Rumah Janda di Belakang Setda Ambruk

×

Rumah Janda di Belakang Setda Ambruk

Sebarkan artikel ini

PALABUHANRATU – Sebagian bangunan rumah Mak Ela (58), di Kampung Kenari, RT 01/12, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu tepatnya di belakang kantor Setda Kabupaten Sukabumi roboh akibat lapuk dimakan usia dan tertiup angin, belum lama ini. Melihat kondisi itu, saudara dan tetangganya mengaku prihatin. Terlebih rumah janda yang kesehariannya mengandalkan dari hasil buruh cuci di rumah bidan ini tinggal sebatang kara.

Keponakan Mak Ela, Heti (37) menyebutkan, kejadian itu saat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Palabuhanratu belum lama ini. Beruntung tak ada korban jiwa karena Mak Ela tengah melakukan aktivitasnya sehari-hari. Sebelum berangkat kerja, wanita berbadan kurus itu juga biasa mengangkut air bersih terlebih dahulu di rumah ketua RT untuk kebutuham mandi dan nyuci.

Bank bjb Tandamata

“Kamar mandinya ga ada aliran air. Kalo ngambil air setiap subuh ke rumah pak RT. Saya harap ada yang bisa membantu untuk rehab dan aliran airnya,” harap Heti kepada Radar Sukabumi, kemarin (8/3).

Setelah melihat atap rumah itu roboh, Heti mengaku sempat melakukan penggalangan dana bersama rekan-rekannya. “Alhamdulillah dapat Rp600 ribu. Langsung dibelikan semen dan bata. Ditambah bata bekas dapat ngasih dari tetangga,” katanya. Saat ini, tembok bagian belakang baru setengah jadi. Sedangkan bagian atapnya masih dibiarkan terbuka lantaran tak ada lagi biaya. “Jangankan untuk membangun, untuk makan saja mungkin pas pasan. Kan Bu Ela kerjanya hanya buruh nyuci dan
gajinya hanya Rp600 ribu,” imbuhnya.

Mak Ela menuturkan, kini dinding bagian belakang rumahnya sudah kembali ditembok dengan dana hasil dari patungan. “Kalau atapnya belum diperbaiki karena tak ada uang. Atap ruangan rumah juga sudah pada lapuk,” sebutnya. Kini janda anak satu itu hidup sendiri di rumahnya. Sebab, anaknya, Usep (36) sudah berumah tangga dan hidup terpisah. Usep pun tak bisa berbuat banyak untuk ibunya. Lantaran, ia hanya bekerja sebagai buruh kasar. (ryl)