KOTA SUKABUMI

20 Napi Lapas Sukabumi Berlatih Menjahit, Tak Terhalang Penampilan Garang

×

20 Napi Lapas Sukabumi Berlatih Menjahit, Tak Terhalang Penampilan Garang

Sebarkan artikel ini
Lapas Kelas IIB Sukabumi
PELATIHAN: Lapas Kelas IIB Sukabumi saat melakukan pelatihan kemandirian

SUKABUMI — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi, kembali melakukan pembinaan kemandirian terhadap para warga binaan yang disepenggarakan di bengkel kerja.

Kepala Lapas Sukabumi, Christo Toar mengatakan, pembinaan kemandirian kali ini diberikan melalui pelatihan menjahit kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi.

“Pelatihan menjahit kali ini diikuti sebanyak 20 dari 60 Narapidana pria yang telah di seleksi,” kata Christo kepada Radar Sukabumi, Kamis (3/3).

Dalam pelatihan menjahit kali ini, lanjut Christo, Lapas melakukan pembatasan peserta untuk meminimalisir adanya penyebaran Covid-19.

“Ya, tidak bisa ikut semua karena dari 60 narapidana yang berminat kami memilih 20 orang yang kompeten. Ini dilakukan guna meminimalisir penyebaran Covid-19 yang sedang meningkat dan untuk yang lainnya akan kami berikan pembinaan kemandirian sesuai dengan minat mereka,” ujarnya.

Lanjut Christo, pelatihan ini diberikan untuk bekal mereka ketika selesai melaksanakan masa hukuman agar warga binaan bisa mendapatkan uang dengan cara halal dan bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka sehingga tidak mengulangi tindak pidana lagi.

“Semoga dengan adanya pembinaan kemandirian ini bisa bermanfaat ketika para Napi ini sudah bebas dari Lapas,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan bernama Dian Rusdiana mengaku sumringah karena mendapatkan pembinaan kemandirian melalui pelatihan menjahit.

“Saya merasa sangat senang karena bisa lolos seleksi dan mengikuti pelatihan menjahit ini, semoga dengan kemampuan ini saya bisa menafkahi anak dengan rezeki halal ketika nanti saya selesai melaksanakan masa hukuman dan pembinaan di Lapas Sukabumi.

Saya mewakil teman mengucapkan terimakasih kepada Lapas karena telah memfasilitasi kami untuk belajar menjahit,” singkatnya. (Bam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *