KOTA SUKABUMI

Wajib Vaksin, Polresta Sukabumi Cek Pengunjung Wisata

×

Wajib Vaksin, Polresta Sukabumi Cek Pengunjung Wisata

Sebarkan artikel ini
Polres Sukabumi Kota
Sejumlah personel Polres Sukabumi Kota saat melakukan pengecekan bukti vaksin terhadap para pengunjung di objek wisata di wilayah hukumnya, Minggu (1/1).

SUKABUMI — Guna percepatan vaksinasi Covid-19 dan waspada cluster baru, Polres Sukabumi Kota gencar melakukan pengecekan beberapa objek wisata.

“Selama libur tahun baru, kami tetap menerepkan sistem ganjil genap dan pemeriksaan kartu vaksin baik manual maupun lewat scan barcode aplikasi peduli lindungi sesuai kebijakan Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 saat Nataru 2022,” ungkap Kapolres Sukabumi Kota, AKBP SY Zainal Abidin kepada wartawan, belum lama ini.

Bank bjb Tandamata

Selain itu, Polres Sukabumi Kota juga melakukan sosialisasi, himbauan serta mengajak masyarakat yang akan berlibur di tempat wiata untuk bisa melengkapi vaksin.

“Andai kata mereka belum melakukan vaksinasi dosis satu atau dosis dua pengunjung bisa mengikuti vaksin yang sudah kami sediakan di lokasi.

Selain itu, kami juga melakukan pengecekan bukti vaksin dengan menscan barcode peduli lindungi ataupun menunjukan bukti kartu vaksin dan pengecekan NIK melalui KTP bila memang bukti kartu vaksin dan scan barcode tidak ada,” ujarnya.

Sejauh ini, Polres Sukabumi Kota bekerjasama dengan pengelola dari objek wisata untuk menerapkan proptokol kesehatan secara ketat sesuai dengan aturan yang berlaku. “Bahwa setiap pengunjung yang akan menuju objek wisata harus menunjukan bukti telah divaksin lengkap,” cetusnya.

Kegiatan Gerai Vaksin Presisi ini, merupakan bagian dari upaya Polres Sukabumi Kota untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan vaksinasi yang merupakan salah satu strategi pemerintah dalam memutus mata rantai pademi Covid-19 di masa libur tahun baru.

“Kami harap, kegiatan yang dilakukan ini memberikan dampak kepada masyarakat untuk kemudian meningkatkan kesadarannya supaya strategi vaksinasi ini bisa berjalan lancar guna menekan angka penyebaran Covid-19,” pugnkasnya. (bam)