KOTA SUKABUMI

PPKM Kota Sukabumi Diperpanjang, Pelaku Usaha Lesu

×

PPKM Kota Sukabumi Diperpanjang, Pelaku Usaha Lesu

Sebarkan artikel ini
Coffee Shop C’Kopi Gaud
Suasana Coffee Shop C’Kopi Gaud, terlihat sepi akibat diperpanjangnya PPKM, belum lama ini.

SUKABUMI — Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 23 Agustus 2021 mendatang, menuai keluhan dari sejumlah pelaku usaha di Kota Sukabumi. Pasalnya, penerapan PPKM sangat berdampak perekonomian.

Pemilik Coffee Shop C’Kopi Gaud, Asep Solihin mengatakan, sejak adanya pemberlakuan PPKM pertama masih bisa bertahan dengan tabungan yang ada. Namun, setelah beberapa kali diperpanjang dengan aturan PPKM ini sangat membuat ekonomi terpuruk.

Bank bjb Tandamata

“Dengan diperpanjang PPKM ini sangat menyulitkan bagi masyarakat. Apalagi masyarakat yang mencari penghidupan mencari setiap hari seperti para pedagang,” kata Asep kepada wartawan, belum lama ini.

Lanjut pria yang akrab disapa Aves ini, berbagai cara untuk tetap bertahan sudah dilakukannya, mulai dari pengurangan karyawan hingga merubah konsep delivery order. “Tapi, semuanya sulit untuk membangkitkan ekonominya seperti sebelum ada pandemi,” ujarnya.

Avhes menambahkan, selama ini masyarakat tidak semuanya dapat bantuan untuk kehidupan sehari-hari sehingga kondisi PPKM ini memberatkan masyarakat.

“Tidak menutup kemungkinan bila hal ini terus berlangsung, tinggal menunggu kehancuran perekonomian dan mati karena kelaparan, bukan karena Covid-19,” paparnya.

Sebab itu, sambung Aves, pemerintah jangan menilai semua masyarakat ini seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak terpengaruh dengan adanya pandemi ini karena setiap bulan menerima gaji dan tunjangan.

Beda halnya dengan masyarakat khususnya para pelaku usaha yang mengandalkan hasil dari jualan. “Kalau ASN menerima gaji setiap bulan, walaupun hanya kehilangan beberapa tunjangan.

Namun tetap menerima gaji pokok setiap bulan, dan kehidupannya bisa terus berjalan. Berbeda dengan masyarakat yang penghasilannya harian,” tambahnya.

Menurutnya, aturan jam operasional dan pengunjung yang dibatasi membuat usahanya sepi. “Sebelum pandemi dan ada aturan PPKM, coffee shop C’Kopi Gaud ini selalu ramai. Tapi saat ini sangat sepi karena memang ada pembatasan jam operasional dan pengunjung. Kami harap, masa pandemi ini bisa segera berakhir,” pungkasnya. (why)