JAKARTA — Perbedaan pandangan politik diyakini terjadi antara PDI Perjuangan dan Presiden Joko Widodo (jokowi) menjelang pemilihan presiden 2024. PDIP yang belakangan gencar mengiklankan Puan Maharani untuk dijagokan di 2024 tampaknya tak sesuai dengan keinginan Jokowi.
“Analisa saya, Jokowi, Ganjar, dan Gibran punya niat berbeda (dengan PDIP) untuk politik 2024,” kata aktivis Natalius Pigai kepada redaksi, Sabtu (7/8).
Menurut Pigai, mantan Walikota Solo itu lebih cenderung untuk mendukung Ganjar Pranowo untuk diusung sebagai Capres 2024. Hal ini makin diperkuat dengan sikap putranya, Gibran Rakabuming Raka yang secara terang-terangan menyebut pemasangan baliho Puan Maharani di daerahnya karena perintah partai.
Baca Juga : Ketika Kejengkelan Megawati Membuncah, Nama Baik PDIP akan Rusak jika Jokowi Gagal Tangani Pandemi
“Pak Jokowi tidak punya beban untuk melawan kekuarga Soekarno dan PDIP. Bangsa ini dididik untuk tidak menghormati orang-orang yang berjasa membesarkan. Kekuatan moral menyangkal pihak ini,” demikian Natalius Pigai.






