BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Kapan Peletakkan Batu Pertama Bukit Algoritma di Sukabumi? Ini Jawabannya

×

Kapan Peletakkan Batu Pertama Bukit Algoritma di Sukabumi? Ini Jawabannya

Sebarkan artikel ini
MOMENTUM: Acara halal bihalal Idul Fitri 1442 Hijriyah yang dihadiri Direktur Utama PT Amarta Karya Nikolas Agung (kiri) dan Ketua Pelaksana PT Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko membahas kabar pembangunan Bukit Algoritma di Sukabumi. SUMBER: PT AMARTA KARYA

SUKABUMI – Salah satu pertanyaan di sektor pembangunan Kabupaten Sukabumi saat ini adalah, apa kabar pembangunan Bukit Algoritma? Ini lumrah, lantaran pihak pengembang menjanjikan akan memulai peletakkan batu pertama pembangunan mega proyek tersebut seusai Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Pertanyaan inipun dijawab secara tidak langsung oleh Direktur Utama PT Amarta Karya (AMKA) Nikolas Agung. Dia mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih terus bekerja untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pembangunan Bukit Algoritma di wilayah Cikidang dan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

“Kami melaporkan bahwa sampai dengan hari ini tim kami tetap bekerja yang terakhir dari unit bisnis kami yaitu Amarta Geospasial melakukan mapping terkait rencana jalan dan infrastruktur lain, kemudian terkait juga dengan aspek keuangan Bank BRI. Mudah-mudahan apa yang sudah kita cita-citakan sebelumnya bahwa proyek ini bisa segera groundbreaking setelah lebaran mungkin bisa terlaksana dan ini bisa menjadi momentum yang baik juga bagi semua pihak,” kata Nikolas Agung seperti diansir dari laman amka.co.id.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Nikolas Agung saat melakukan halal bihalal silaturahmi Idul Fitri 1442 Hijriyah bersama dengan tim Bukit Algoritma. Dalam kesempatan tersebut Nikolas tak lupa mengucapkan selamat lebaran kepada semua pihak termasuk warga Sukabumi.

Lebih lanjut, Nikolas menuturkan kembali pembangunan proyek pusat riset dan teknologi pertama di Indonesia itu berada di atas lahan seluas 888 hektare yang berlokasi di dua kecamatan Kabupaten Sukabumi. AMKA Sebagai mitra infrastruktur yang dipercayakan pada mega proyek ini pun telah membeberkan tahapan pembangunan.

“Pada tahap pertama selama tiga tahun ke depan, dengan nilai total diperkirakan 1 miliar euro atau setara dengan Rp18 triliun. Proyek ini bertujuan meningkatkan kualitas ekonomi 4.0, peningkatan pendidikan dan penciptaan pusat riset dan development untuk menampung idea anak bangsa terbaik demi Indonesia bangkit serta meningkatkan sektor pariwisata di kawasan setempat,” beber Nikolas.

Selain itu, tambahnya lagi, pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Sukabumi juga diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur pertumbuhan tangguh berkelanjutan dan pembangunan SDM berbasis iptek, yang merupakan salah satu alat dukung penuh pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional (PEN).

AMKA,sebut Nikolas, berkomitmen untuk mengambil peran dan andil yang besar dalam rencana proyek Pengembangan Bukit Algoritma. “Ini merupakan mimpi jangka panjang. Untuk tahap pertama selama tiga tahun, AMKA menjadi mitra kepercayaan untuk membangun infrastruktur, termasuk akses jalan raya, fasilitas air bersih, pembangkit listrik, gedung konvensi, dan fasilitas-fasilitas lainnya”. ujar Nikolas.

“Karena itu, kami akan tunjukan kualitas terbaik kami dengan melakukan best effort dan best practice, serta bergandengan tangan dengan pihak-pihak yang berkepentingan agar proyek yang dipercayakan pada AMKA ini bisa dilaksanakan dengan lancar.” tambahnya.

Dalam kesempatan ini pula Nikolas mengucapkan terima kasih atas kontribusi Budiman Sudjatmiko selaku inisator Bukit Algoritma sekaligus Ketua Pelaksana PT Kiniku Bintang Raya KSO.

“Perlu kita sadari di proyek bukit algoritma ini kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Budiman dan tim karena sudah mengajak untuk bekerja sama dalam pembangunan proyek ini, terus terang nama kami amarta karya ikut terbawa dan muncul ke permukaan yang memiliki manfaat dan pencapaian yang luar biasa bagi amarta karya,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Budiman Sudjatmiko pun membalas apresiasi dan ucapan terima kasih dari Nikolas Agung. Menurutnya, momen halal bihalal merupakan bentuk kehormatan kepada dirinya untuk memulai pembangunan Bukit Algoritma. Bahwa tak dapat dipungkiri isu megaproyek tersebut sempat menjadi trending berminggu-minggu.

“Terima kasih sudah mengundang kami dalam acara halal bi halal yang mana ini merupakan halal bi halal pertama kami dimana ini merupakan suatu kehormatan dan saya pikir ini adalah acara yang sangat penting sekali dimana pada bulan April lalu bukit algoritma sempat menjadi trending di media selama 3 minggu berturut-turut dan saya pikir banyak hal yang dipertaruhkan di proyek bukit algoritma ini, dengan pertemuan kita pada hari ini merupakan salah satu Langkah semoga dalam waktu dekat ini kita bisa lanjut menuju groundbreaking,” kata Budiman Sudjatmiko. (izo)