BERITA UTAMA

Tak Ada Ruang Untuk Aksi Teror, Petugas Gabungan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru 2021

×

Tak Ada Ruang Untuk Aksi Teror, Petugas Gabungan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru 2021

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Jajaran kepolisian dan TNI sudah siap mengamankan Natal dan tahun baru 2021 (Nataru) dari segala ancaman. Sebanyak 800 petugas gabungan Polres Sukabumi dan 440 personel gabungan dari Polres Sukabumi Kota dan Kodim 0607 Kota Sukabumi disiagakan.

Meskipun sudah menyiapkan personel gabungan, Kapolres Sukabumi, AKBP Lukman Syarif meminta kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi, untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban umum. Serta, mengikuti anjuran pemerintah dimasa pandemi Covid (19). Salah satunya menerapkan protokol kesehatan.

Bank bjb Tandamata

Polres Sukabumi dalam persiapan Natal dan pergantian tahun baru, sesuai dengan instruksi Kapolda Jawa Barat, maka Polres Sukabumi akan melaksanakan pengamanan pada hari H Natal dan pergantian tahun baru 2021.

“Tentunya ini yang kita amankan saudara-saudra kita umat kristiani yang melaksanakan ibadah, juga nantinya kita melaksanakan pengamanan perayaan malam tahun baru dari berbagai ancaman termasuk aksi teror,” kata M Lukman kepada wartawan.

Menurut pria yang memiliki dua bunga melati emas dipundaknya ini, pada Natal dan tahun baru 2021 itu, dilarang ada kerumunan dan tidak ada perayaan. “Tidak ada hal-hal yang sifatnya ceremony. Apalagi hal-hal yang mengakibatkan meningkatnya penularan Covid-19,” tandasnya.

Dalam pengamanan Nataru itu, akan diterjunkan petugas gabungan dari TNI, Polri dan petugas dari pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi. Nantinya, petugas gabungan ini, ditempatkan di lokasi rawan atau berpotensi menjadi pusat keramaian.

“Kita sudah mulai menghimbau bahwa nanti pada saat perayaan malam tahun baru, tidak ada kerumunan dan perayaan seperti pada tahun-tahun sebelum masa pandemi Covid-19,” pinta M Lukman.

Pihaknya menambahkan, Polres Sukabumi selain akan menugaskan anggotanya untuk menagamankan di pusat keramaian, juga akan mengintruksikan personelnya di ruas jalan raya yang berpotensi terjadinya kemacetan.

“Jalur wisata kalau di Sukabumi ini, menurut historynya tidak ada kemacetan. Tetapi kalau jalur Sukabumi ini, paling juga terjadi kepadatan dibeberapa titik. Misalkan menuju Palabuhanratu melalui Cibadak, Parungkuda dan Cicurug. Dan itu yang dimungkinkan nanti akan terjadi kepadatan,” bebernya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni menambahkan, jajaran Polres Sukabumi Kota bakal terus menggelar Operasi (Ops) Lilin sejak 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021 mendatang dengan melibatkan berbagai instansi terkait.

“Kami juga akan melakukan koordinasi dengan pengurus gereja,” tambahnya.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Polres Sukabumi Kota akan menerjunkan sebanyak 340 personel. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakan untuk berpartisipasi menjaga kondusifitas Kamtibmas dan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk kesehatan dan keselamatan bersama dari penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Sedangkan, guna mengantisipasi aksi terosisme menjelang Nataru, Polres Sukabumi Kota dan Kodim 0607/Kota Sukabumi, bakal menerjunkan ratusan personel dari setiap Koramil untuk menggencarkan patroli dan pengecekan setiap daerah sejak H-3 sampai dengan pelaksanaan.

Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi, Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo menyiapkan anggotanya untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru 2021

Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi, Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo mengatakan, selain itu Kodim juga bekerja sama dan bertukar informasi dengan Polres Sukabumi Kota untuk mendapatkan informasi dimana saja daerah yang kemungkinan ada perkembangan situasi menghadapi Nataru.

“100 personel akan diturunkan untuk pengamanan gereja. Tidak hanya langsung ke gereja, tetapi sistem deteksi dini yang akan kami galakan sebelum terjadi,” kata Danang kepada Radar Sukabumi.

Menurutnya, Kodim 0607/Kota Sukabumi bakal menggunakan sistem temu cepat dan lapor cepat. “Kami juga akan bekerja sama dengan unsur masyarakat, Babinsa serta seluruh elemen akan dilibatkan sebagai mata dan telinga untuk bersama menjaga Kota Sukabumi,” ujarnya.

Danang menghimbau, dalam masa pandemi Covid-19 ini agar tidak ada perayaan Nataru. “Semua menjaga kesehatan masing-masing dan keluarga. Karena sekarang, sudah menyebar cluster keluarga dimana ini sangat bahaya untuk orang tua terlebih yang sudah berumur. Harus sama-sama bisa menahan diri agar kita semua bisa menjaga diri tidak tertular Covid-19,” imbaunya. (den/bam/t)