CIKIDANG- Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Cikidang – Palabuhanratu, tepatnya di Kampung Pasir, Desa Pamuruyan, yang menewaskan tiga orang remaja asal Kampung Babakan, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi disebabkan jalan rusak berlubang.
Sebelumnya, pada Jumat malam (6/11), DA, YS, RAF menghembuskan nafasnya setelah terlibat kecelakaan tabrakan dengan mobil pengangkut sayuran bernomor polisi F-8067-QL. Ketiga korban tersebut awalnya berusaha menghindari lubang dengan diameter kurang lebih satu meter tersebut.
Saudara korban, Rendi Guspiandi (23) mengatakan, saat kejadian korban bernama DA diminta orang tuanya untuk membeli makan keluar. Namun, ada dua orang keponakannya bernama YS dan RAF ikut.
“Dimas itu disuruh sama orang tuanya. Nah, keponakannya pengen ikut, namun dilarang sama orang tua Dimas. Mereka (dua keponakannya) ikut naik di gang tanpa sepengetahuan.
Kita keluarga dapat info mereka kecelakaan sudah dibawa ke rumah sakit, pas di rumah sakit ternyata hanya ada dua orang. Terus di tanya ke yang ngantar yang satu lagi dimana, dia jawab sudah aman lagi di urut,” ungkap Rendi saat dihubungi melalui saluran telepon, Minggu (8/11).
Rendi menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia dapat saat kejadian korban arah pulang dari arah Cibadak, pas di lokasi kejadian korban berusaha menghindari lobang dan tiba-tiba mobil pengangkut sayuran bernomor polisi F-8067-QL menabrak sampai ketiga korban terlempar dejauh sekitat 10 meter.
“Kalau kata warga yang lihat katanya Dimas itu ketengah, kan ada lobang, tapi saya juga tidak tahu pasti. Kondisi motor rusak parah. Kondisi korban saya kurang tahu pasti ya, soalnya tidak tega lihatnya.
Tapi, saya lihat di foto Dimas itu keluar darah di hidung. Jadi, darah ngucur (keluar) parah itu tidak ada. Darah berceceran juga gak ada. Da eta mah ngarapung (terbang),” terangnya.
Ia menambahkan, kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian, saat ini ketiga korban sudah dimakamkan di pemakaman umum tempat tinggal korban. “Sudah di urus-urus sama pihak kepolisian, pas kejadian pun mobil langsung di derek,” tutupnya.
Sementara itu, Agus warga sekitar lokasi kejadian meminta agar instansi terkait dapat segera memperbaiki jalan tersebut. Karena dikhawatirkan dapat menimbulkan korban-korban lain. “Saya saya harap agar segera diperbaiki saja secepatnya, kalau terus dibiarkan pastinya ada korban lain,” pungkasnya.(upi).






