SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Pada momentum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-75, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi membahas masalah pandemi Covid-19. Lantaran suasana kemerdekaan tahun ini berbeda dengan sebelumnya.
”Momen Hari Kemerdekaan masih dalam suasana Covid-19, di mana pandemi telah berlangsung 6 bulan melanda semua negara di dunia menyerang aspek kesehatan menekan korban ribuan jiwa, melumpuhkaann sendi sosial ekonomi warga,” kata Fahmi, Senin (17/8).
Untuk itu pemerintah fokus pada penangan baik kesehatan, sosial dan ekonomi masyarakat. Dikatakan Fahmi kolaborasi dengan seluruh kepentingan dalam bidang kesehatan yakni tracing, tracking, testing dan treatmen mampu menemukan kasus baru dan dilakukan advokasi penanganan.
” Di sisi lain perhatian atas lapisan terbawah ekonomi diberikan pemkot, pemprov dan pemerintah pusat telah dan akan diberikan dalam bentuk jaring pengaman sosial untuk memenuhi kebutuhan warga paling terdampak,” katanya.
Lanjutnya, dikatakan Fahmi Sektor UMKM sebagai pilar pembangunan daerah didorong bangkit dan beraktivitas kembali. Melalui hari kemerdekaan pemkot mengajak sebagai bentuk cinta tanah air mari membeli dan menggunakan produk UMKM lokal dan warung terdekat.
” Mati kita memberi produk UMKM lokal dan belanja di warung terdekat,” katanya.
Ditambahkam Fahmi kebersamaan akan muncul perasaan empati membeli produk lokal menggairahkan ekonomi yang secara nasional saat ini minus 5 persen. Sebagai insan beragama meyakini kekuasaan Allah, sambil mencari jalan keluar mari pasrahkan ke hadirat Allah semoga menemukan jalan keluar secara komprehensif dan tuntas.
” Mari pulihkan Sukabumi, dirgahayu Republik Indonesia ke 75 maju Indonesiaku,” pungkasnya.(bal/rs)





