RADARSUKABUMI.com – Kambing milik Sudirja (60) dikuburkan pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB tepat di samping kandang, di mana anak kambing itu dilahirkan pada Sabtu (7/9/2019).
“Mati tadi malam jam setengah 12. Nggak tahu kenapa, semalam pas saya mau kasih susu tapi kepalanya sudah nunduk aja lemas. Tapi mau nyusu,” kata Aang Unaefi, anak pemiliki kambing mata satu itu, Senin (9/9/2019).
Dia pun tidak tega melihat kambing yang suka meminum teh manis itu mati dan harus dikubur.
“Nggak tega saya lihatnya. Tadi pagi jam 6 adik saya yang nguburin kambingnya,” kata Aang.
Seperti diketahui, anak kambing bermata satu di Kampung Cigelap RT03/06, Desa Cibeuteng Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, akhirnya mati Minggu (8/9/2019) pukul 23.30 WIB.
Sebelumnya, pemilik kambing, Sudirja mengaku ada orang yang datang ke rumahnya dan setelah melihat kambing itu berniat untuk membeli dan dijadikan peliharaan dengan harga Rp300 ribu.
“Iya, dari lahir kemarin banyak yang datang tuh. Ada satu orang yang nawar. Mau dibeli, buat dipelihara katanya. Cuma nggak saya kasih,” kata Sudirja
Kambing berbulu putih itu juga memiliki perwajahan tidak biasa. Karena mulutnya menghadap ke atas hingga menyentuh hidung.
Lahir kambing satu mata tanpa hidung dan mulut menganga ke atas di BogorLahir kambing satu mata tanpa hidung dan mulut menganga ke atas di Bogor./Foto: Rishad
Sehingga, kambing itu kesulitan untuk menyusui dan harus dibantu oleh Sudirja dengan teh manis. Meski begitu, sejak lahir hingga Minggu siang, Sudirja bisa memastikan hewan ternaknya itu dalam kondisi sehat.
“Kondisinya mah sehat. Sudah bisa berdiri juga. Cuma kesulitan buat nyusu. Jadi kadang saya kasih teh manis,” kata Sudirja.
Sebelumnya diberitakan di Pojokbogor.com, anak kambing bermata satu menggegerkan warga Kampung Cigelap RT03/06, Desa Cibeuteng Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.
Tidak hanya bermata satu, perwajahan anak kambing yang lahir pada Sabtu (7/9/2019) pukul 14.00 WIB itu juga aneh dengan mulut yang menjulur panjang dan melengkung ke dahi.
Sudirja (60), sang pemiliki kambing itu pun kaget saat mengetahui ada kelainan pada anak kambing itu dan membuat banyak warga datang ke tempatnya.
(cek/pojokbogor/izo/rs)





