KABUPATEN SUKABUMI

Stok Sapi Potong Aman

×

Stok Sapi Potong Aman

Sebarkan artikel ini
PEMERIKSAAN : Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, saat memeriksa kesehatan sapi. PEMERIKSAAN : Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, saat memeriksa kesehatan sapi.

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi, memastikan stok daging sapi aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya Idul Adha mendatang.
Paramedik Veteriner Disnak Kabupaten Sukabumi, Nandan Iskandar mengatakan, setiap tahun stok daging sapi selalu mencukupi kebutuhan masyarakat, khususnya untuk hewan kurban pada hari raya Idul Adha. “Stok sapi cukup aman, jumlah saat ini saja mencapai sebanyak 3.000 ekor seperti yang tersedia di PT Karyana Gita Utama (KGU) Cicurug. Sehingga kami memastikan stok sapi saat ini aman sampai Idul Adha mendatang,” kata Nandan saat disambangi Radar Sukabumi di ruang kerjanya, kemarin (8/7).
Nandan mengaku tidak hanya memantau hewan kurban saja, namun juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak disejumlah lapak musiman dengan menerjunkan 30 petugas dinas dan Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) wilayah. “Pemeriksaan hewan kurban akan dilakukan mulai dua minggu menjelang Hari Raya Idul Adha. Karena kalau dimulai saat ini ternak yang ada masih sedikit,” ujarnya.
Menurutnya, hewan yang sudah diperiksa oleh petugas akan dipasangi label sehat sehingga masyarakat dapat mengetahui mana yang sudah dilakukan pemeriksaan dan mana yang belum. “Bagi warga yang hendak membeli hewan untuk keperluan kurban, bisa lihat tanda tersebut, kalau berlabel sehat aman dikonsumsi,” imbuhnya.
Pemeriksaan ekstra pun akan diberikan pada hewan ternak yang dari luar kabupaten. Apalagi kebutuhan hewan kurban seperti sapi biasanya didatangkan dari luar daerah, seperti dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Lampung hewan. Karena 60 persen ditiga daerah tersebut dapat memenuhi kebutuhan. “Sementara klasifikasi hewan yang sehat ialah bisa terlihat dari membran mata merah muda, hidung tak terlalu banyak mengeluarkan cairan berlebihan, serta dari suhu badan tak terlalu panas,” pungkasnya. (bam/d)