BERITA UTAMAWISATA

Curug Cipatala Wisata Baru Jampangtengah

JAMPANGTENGAH — Tempat wisata yang ada di Sukabumi memang tak ada habisnya, kali ini satu distinasi wisata baru di Jampangtengah kembali ramai diperbincangkan.

Adalah Curug Cipatala yang berada di wilayah Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah yang mulai ramai dikunjungi oleh masyarakat.

Curug Cipatala yang memiliki ketinggian sekitar 15 meter dengan lebar dua meter ini, menjadi tempat buruan para wisatawan. Keindahan panorama alamnya yang masih asri, menjadi salah satu unggulan yang dapat memanjakan para wisatawan.

Seorang Penggiat Wisata Alam Kecamatan Jampangtengah, Iyus Yuswandi (45) mengatakan, hampir seluruh desa yang ada di Kecamatan Jampangtengah memiliki wisata alam. Mulai dari curug, danau dan wisata terbuka lainnya.

“Namun saat ini yang lagi ramai dikungungi hingga diperbincangkan di media sosial adalah Curug Cipatala,” jelas Iyus kepada Radar Sukabumi, Senin (4/11).

Saat wisatawan berkunjung ke Curug Cipatala, mereka selain dapat menikmati keindahan alam, juga terdapat beberapa spot lainnya berupa gudang pabrik yang merupakan peninggalan Belanda.

“Selain itu, mereka juga dapat menikmati luasnya hamparan pesawahan dan tanaman buah naga yang dapat menjadi objek potografi yang eksotis,” ujarnya.

Kepala Desa Panumbangan Lalan Jaelani mengatakan, Curug Cipatala merupakan salah satu obyek wisata yang berada di wilayah perbatasan Desa Cijulang dengan Desa Panumbangan. “Namun, paling banyak lahannya memasuki wilayah Desa Panumbngan,” jelasnya.

Para wisatawan yang berkunjung ke wisata ini, sambung Lalan, hanya menempuh jarak sekitar 300 meter dari arah Jalan Raya Kabupten Sukabumi, tepatnya dari Jalan Raya Bojonglopang – Cimerang.

“Meski jalan menuju objek wisata ini, belum tertata maksimal. Namun, hal ini tidak menyurutkan animo para wisatawan yang hendak berkunjung untuk menikmati ke indahan alamnya. Hampir setiap harinya, mereka berkunjung ke Curug Cipatala,” ujarnya.

Saat ini, pemerintah Desa Panumbangan tengah melakukan kerjasama dengan seluruh stakeholder. Seperti Karang Taruna untuk mengambangkan objek wisatan alam tersebut. “Semoga dengan adanya objek wisata ini, dapat mendongrak pertumbuhan ekonomo warga sekitar,” pungkasnya. (den/t)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button