Pemerintah Kota SukabumiSUKABUMI

Mekanisme Rumit, Kursi Pejabat Banyak Yang Bolong

CIKOLE – Pemerintah Kota Sukabumi dibawah Pimpinan Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Wakil Walikota Sukabumi, Andri Hamami mulai kembali menyusun strategi penempatan pegawai ASN untuk percepatan pembangunan di Kota Sukabumi.

Pelantikan kali ini merupakan pelantikan kedua kalinya saat keduanya mulai menjabat . ” Mudah-mudahan dengan personil yang baru, mereka juga mampu mempercepat target visi misi dalam proses percepatan pembangunan,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, kemarin (28/6).

Diakui Fahmi pelantikan ini tentunya menyisakan beberapa jabatan eselon II dan III yang masih kosong. Hal tersebut dikarena mekanisme kepegawaian cukup luar biasa, sehingga tahapan ini bukan waktu yang singkat karena tahapan yang panjang.

“Ya masih ada kekosongan di beberapa SKPD, mekanisme kepegawaian berbelit. Kita harus mengajukan dulu meminta rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) agak sulit penempatan kepegawaian,” akunya.

Untuk mengisi kekosongan jabatan kata Fahmi, pihaknya sedang mengusulkan ke KASN. Saat ini pihak pemerintah sedang menunggu persetujuan. ” Sedang kita ajukan, kita menunggu persetujuan,” ujarnya.

Sementara itu, Pelantikan kali ini Fahmi melantik pejabat tinggi pratama, Direktur BUMD, kepala sekolah, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi dengan jumlah sebanyak 49 orang.

Pejabat yang dilantik diantaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi dijabat oleh Dida Sembada, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat diduduki oleh Nuraeni Komarudin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dijabat Didin Syarifudin, Kepala Dinas Sosial Rita Fitrianingsih dan Asisten Daerah II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi di tempati oleh Cecep Mansur.

Selain itu juga dilantik Direktur PDAM TBW Kota Sukabumi yang dijabat Abdul Kholik dan sebanyak 40 orang kepala sekolah serta tiga orang pejabat fungsional Pemkot Sukabumi. Pelantkan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami dan unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda).

” Para penjabat dalam waktu dekat ini harus memberikan target kinerja (Takin). Janji mereka kepada saya selaku PPK, apa yang akan mereka wujudkan,” tukasnya.

Sementara itu, Sekda Kota Sukabumi, Dida Sembada mengatakan, apapun yang dipesankan oleh pimpinan daerah tentunya harus dilaksanakan dengan baik. Seperti menjalin keharmonisan internal maupun eksternal dan bergerak bersama untuk memajukan kota sukabumi.

“Yang jelas jabatan yang baru ini tentunya suatu amanh yang ahrsu di laksanakan sebaik-baiknya, untuk mendukung tugas Walikota dan Wakil Walikota yang tujuanya untuk masyarakat Kota Sukabumi,”ujarnya.

Dida mengatakan, tugas pertama yang akan dikerjakan tentunya mengkaji untuk melakukan pembhasan APBD 2020 dan APBD perubahan tahun 2019. Hal itu lanjut Dida berburu waktu dengan proses selesainya anggota dewan Periode 2014-2019.

“Saya sebagi sekda sekaligus ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tentunya prioritas pertam mengenai anggaran. Baik itu APBD perubahan tahun 2019 ataupun APBD murni,”singkat
(bal)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *