KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Diduga Aliran Sesat, Bisa Menarik Uang dan Harta Karun Secara Goib

Warga Geruduk Kantor Desa Karawang

“Sehingga, jangan sampai akibat perbedaan pendapat dapat menimbulkan aksi anakris. Alhamdulillah, emosi warga dapat diredam. Sehingga persolannya dapat diatasi dengan baik,” kata Dedi.

Berdasarkan hasil dari audensi tersebut, ujar Dedi, akhirnya mendapatkan kesepakatan dari kedua belah pihak dan semua aktivitasnya ditutup. Selain itu, rencana pembangunan yayasan juga akan dibatalkan. Menurutnya, saat dirinya meninjau ke lokasi rumah Rusdi, ia melihat bangunan pada umumnya. Seperti ada aula dan tempat pengajian.

“Alhamdulillah, Pak Rusdi dapat memahami persoalannya. Sehingga, aktivitas dan rencana pembangunan yayasan itu akan dibatalkan,” imbuhnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Karawang, Ustad Usep mengatakan, sebelumnya persoalan ini sudah selesai pada beberpa waktu lalu. Namun, karena miss komunikasi. Sehingga terjadi seperti ini. “Untuk itu, kita tabayun disini untuk memperjelas semuanya,” katanya.

Ia menambahkan, terkait rencana yayasan yang akan membangun satu pondok pesantren untuk lima ajaran agama, pihaknya menegaskan, bahwa hal tersebut sangat menyimpang dengan ajaran agama Islam. “Hal ini, sudah murtad dan jika diikuti maka kita harus mengucapkan Sahadat lagi.

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button