BERITA UTAMAPilkada Kabupaten Sukabumi

Marwan-Adjo Bersatu Kembali ?

SUKABUMI – Desas-desus adanya harapan sebagian masyarakat yang menginginkan terjadinya Marwan Hamami-Adjo Sardjono Jilid II di Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020 terbilang kencang. Bahkan, beberapa politisi mengharapkan itu bisa kembali terjadi.

Terlepas dari itu, ada beberapa faktor jika perkawinan antara Bupati dan wakilnya kembali terjadi. Mulai dari situasi politik yang cenderung adem, hingga kemenangan Marwan-Adjo yang diprediksi bisa kembali berjaya. Namun, hal itu susah-susah mudah terjadi. Meski dalam politik semuanya sangat mungkin.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Munandi Saleh menuturkan bahwa sebetulnya bisa-bisa saja terjadi. Tetapi, kemungkinan saat ini masih sulit. Pasalnya, keduanya memiliki target masing-masing. Itu terbukti, dengan manuver Wakil Bupati Adjo Sardjono yang sudah melakukan pendaftaran di DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi.

“Kemarin kan kita berbicara tiga poros kekuatan. Meski sampai saat ini kristalisasi belum terwujud karena baru resmi itu ketika mendaftar ke KPU. Tapi kemungkinan itu bisa terjadi (Marwan-Adjo Jilid II. red). Tapi, untuk hitung-hitungan sekarang masih jauh. Perubahan itu bisa terjadi dalam hitungan hari, jam dan bahkan detik, baru berakhir saat pendaftaran di KPU,” terang Munandi kepada Radar Sukabumi, kemarin (27/11).

Menurut mantan anggota DPRD ini, jika memang benar Marwan-Adjo Jilid II terjadi, itu sesuatu yang lumrah dan sah-sah saja. Selama, masyarakat masih menghendaki untuk kembali dipimpin oleh dua sosok tersebut. Bahkan dirinya berpendapat, bahwa peluang kemenangan bisa saja didapatkan kembali. Tetapi itu tergangtung komunikasi politik selanjutnya.

“Kan sekarang masalahnya, apakah masyarakat saat ini nyaman dengan mereka (Marwan-Adjo. red) atau sebaliknya. Jadi kalau ada jilid II, tentunya tinggal melihat lawan politiknya nanti siapa. Apakah akan membawa perubahan dan disenangi oleh masyarakat atau tidak. Jika ada penangtang baru yang lebih baik, pasti masyarakat menentukan kepada yang terbaik,” lanjut Munandi.

Untuk saat ini, masyarakat menilai lebih kepada Trust (kepercayaan. red) kepada calon yang sedang berlomba-lomba meraih hati masyarakat untuk membawa perubahan. Dibalik itu, dirinya menilai bahwa hal itu tergantung kepada parpol sebelumnya mengusung dan mendukung Marwan-Adjo. Apakah mereka setuju atau tidak.

1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button