Berdasarkan hal itu, Romli menegaskan bahwa pentingnya memenangkan posisi strategis untuk mempertahankan keberadaan politik Golkar di wilayah-wilayah tersebut.
“Daripada bertarung di Jakarta kalah, lebih baik maju di Jabar dan menang. Jangan sampai dipaksakan, akhirnya Golkar tidak mendapatkan apa ala di Jakarta tidak dapat, di Jabar juga tidak dapat, gubernurnya tidak lagi dari Golkar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ia menegaskan, Pemilu 2024 menjadi hal penting dalam evaluasi ini. Dimana, kerja keras Ridwan Kamil telah berhasil meningkatkan suara Golkar secara keseluruhan. “Kursi DPR RI Golkar di Jabar naik, dari 14 menjadi 17 kursi. Begitu juga kursi di DPRD jabar, naik 16 menjadi 19 kursi,” tutup Romli.(*)






