“Butuh upaya dari akar rumput dan partai utnuk menaikkan elektabilitas dan popularitas dari Airlangga. Yang penting saat ini Golkar harus solid,” tegas Cak Nanto.
Sekretaris Jenderal DPP Satkar Partai Golkar Ashraf Ali menilai, koalisi nasionalis-religius menjadi salah satu yang ideal bagi Airlangga dan Golkar. Menurutnya, karakter masyarakat Indonesia yang heterogen membutuhkan kesepahaman untuk menatap masa depan bangsa secara bersama.
Di sisi lain, pemilih di Indonesia yang memiliki pilihan statis hanya sekitar 30 persen. Sisanya, sebanyak 70 persen bersifat dinamis.
“Nah yang 70 persen, karakter itu bersifat religius, maka itu sangat wajar apabila ada koalisi nasional yang berkarakter religius yang harus kita dekati,” ujar Ashraf beberapa waktu lalu.






