Cerita KKM Mahasiswa STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi, Kembangkan Potensi Wisata Desa Sirnasari Via Medsos

  • Whatsapp
Sejumlah mahasiswa STISIP WM Sukabumi foto selfie bersama di Situ Cukang Paku.

RADARSUKABUMI.com – Selama kurang lebih tiga minggu, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Widyapuri Mandiri (WM) Sukabumi berhasil menyelesaikan pengabdian masyarakat di Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi. Apa saja yang mereka lakukan? Berikut liputannya.

WIDI FITRIA, Sukabumi

Bacaan Lainnya

Selama masa pengabdian dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), mahasiswa kelompok X STISIP WM Sukabumi berhasil menemukan potensi wisata serta pengembangan potensi UMKM di Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi.

Ketua Kelompok X KKM STISIP WM Sukabumi Asep Munzir mengatakan, Desa Sirnasari memiliki potensi wisata untuk dijadikan sebagai wisata alam. Salah satunya adalah Situ Cukang Paku. Situ ini menjadi salah satu modal bagi Desa Sirnasari untuk mempromosikan wilayahnya sebagai desa wisata. Tidak hanya wisata, Desa Sirnasari juga memiliki potensi di bidang UMKM salah satunya produk tahu.

“Situ Cukang Paku bisa menjadi salah satu alternatif liburan yang rekomended dengan keluarga, teman dan pasangan. Selain disuguhkan dengan suasana yang sejuk, pohon Pinus yang berbaris rapih mengelilingi Situ Cukang Paku memberi kenyamanan tersendiri bagi para pengunjung, cocok buat santai sekedar melepas penat belajar, bekerja dan menghapus kejenuhan akibat pandemi Covid-19,” terang Asep Munzir saat diwawancarai Radar Sukabumi, Selasa (16/2).

Untuk menuju situ dari arah Kota Sukabumi, bisa ditempuh melalui Bojonglopang Jampang Tengah menuju Bojonghaur. Namun, jika ingin menggunakan jalan alternatif lainnya bisa menggunakan Jalan Sagaranten menuju Kampung Talaga.

Situ Cukang Paku sangat tepat sebagai objek wisata baru di Kabupaten Sukabumi, karena memang sebagian besar wilayah tersebut merupakan pegunungan yang menjadikan Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran banyak wisata alam yang sangat di perhitungkan dan menjadi tujuan wisata di Jawa Barat (Jabar), khususnya Kabupaten Sukabumi.

Untuk menggali potensi tersebut KKM mahasiswa kelompok X membantu menginformasikan kepada seluruh masyarakat, agar dapat mengetahui keberadaan Situ Cukang Paku melalui media sosial.

“Untuk tiket masuk objek wisata ini murah, hanya membayar parkir Rp5.000 saja untuk setiap kendaraan. Objek wisata Situ Cukang Paku dikelola oleh Desa Sirnasari, tidak hanya itu teman-teman yang berkunjung juga bisa menikmati wahana flyingfox, berkemah, hammock dan pengunjung juga bisa mengitari danau dengan perahu karet dan pastinya seluruh spot di lokasi ini sangat instagramable,” ungkapnya.

Selain wisata, kegiatan KKM mahasiswa STISIP Widyapuri Mandiri juga berfokus potensi industri tradisional UMKM Tahu Cidita yang berlokasi di RT/RW 14/05 Desa Sirnasari Kabupaten Sukabumi.

Pabrik tahu ini merupakan pabrik olahan tahu tradisional khas di Sirnasari. Karena terbatasnya ruang promosi, penjualannya hanya di wilayah Kampung Sirnasari saja, tidak ada penjualan ke luar wilayah lain.

Adapun kegiatan yang dilakukan Mahasiswa STISIP Widyapuri ini diantaranya membantu memperkenalkan produk tahu lebih kekinian melalui media sosial (Medsos), agar dapat dikenal luas ke seluruh pelosok Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Ditemui terpisah, Dosen Pembimbing KKM Herri Azhari berharap, mahasiswa yang sudah menyelesaikan kegiatan KKM yang dibimbingnya ini merupakan salah satu implementasi mahasiswa di kampus dari yang biasanya belajar dari dosen dan perpustakaan. Kini mahasiswa bisa lebih komprehensif dan general dimana sumber belajar bisa terjun langsung ke masyarakat.

“Masyarakat dan aparatur desa yang mereka temui adalah sumber belajar dan diharapkan hasil dari teori-teori yang ada dikelas dapat di implementasikan di KKM dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sirnasari Bambang Gunawan menambahkan, pihaknya sangat menyambut baik adanya kegiatan KKM dari mahasiswa STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi lantaran sangat membantu aparatur desa terutama membangun perhatian terhadap pengembangan diri anak, kepemudaan, peka dan perhatian kepada UMKM, serta Situ Cukang Paku juga yang sudah dipromosikan karena itu sangat baik dan dapat menunjang masyarakat.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa KKM STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi, walaupun sebentar kami ucapkan terima kasih,” pungkasnya. (*)

.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *