Kampus

Perpustakaan UMMI Berinovasi, Baca Alquran di Tilawah Spot

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Selama Ramadan, para pustakawan dan staf perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) punya kebiasaan unik selama menjalani ibadah puasa 1440 H. Kebiasaan itu adalah membaca Alquran sebelum memulai pekerjaannya. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda briefing pagi yang rutin dilaksanakan setiap hari. Setiap orang dapat membaca dua hingga tiga ayat secara bergililiran, serta dibacakan terjemahan dari ayat-ayat tersebut.

Kepala Perpustakaan UMMI Yanti Sundari mengatakan, pihaknya meyakini bahwa membaca Alquran di pagi hari merupakan cara efektif untuk mengawali hari dengan penuh keberkahan dari Allah SWT.

“Karena tidaklah manusia itu hidup di dunia, selain mencari keberkahan dari sang Pencipta,” tutur Kepala Perpustakaan UMMI Yanti Sundari kepada Radar Sukabumi.

Menurutnya membaca Alquran memberikan manfaat luar biasa, dalam meningkatkan kualitas bacaan pustakawan dan staf. Karena adanya interaksi langsung antar pustakawan/staf untuk memperbaiki setiap kesalahan ketika ayat-ayat tersebut dibacakan.

“Perpustakaan UMMI menggunakan konsep learning by doing untuk meningkatkan kemampuan membaca Alquran. Ditambah dengan pembacaan terjemahan ayat yang memberikan pengetahuan kepada pustakawan/staf, tentang kandungan ayat-ayat tersebut, sehingga mereka dapat lebih memahami dan termotivasi untuk memperbaiki diri,” ucapnya.

Misalnya pengucapan huruf, panjang-pendeknya bacaan, maupun hukum bacaan yang tidak sesuai dilakukan perbaikan. “Seiring dengan berjalannya waktu, ayat demi ayat dibaca dan diterjemahkan, dan Alhamdulillah, kemarin kita sudah khatamkan 30 juz,” ucapnya.

Menurutnya, keberhasilan mengkhatamkan bacaan Alquran ini sekaligus launching Tilawah Spot yang ada di perpustakaan UMMI yang dilaunching langsung oleh Rektor UMMI Sakti Alamsyah.

Dalam sambutannya, Tilawah Spot merupakan inovasi perpustakaan yang mendukung perwujudan UMMI sebagai kampus yang unggul dalam bidang keislaman. Perpustakaan UMMI menempatkan Tilawah Spot di selasar lantai 2 dengan fasilitas Alquran, daftar hadir, kursi-meja, dan sticky note untuk mencantumkan ayat yang telah dibaca.

Ia pun berharap dengan adanya Tilawah Spot ini dapat memotivasi seluruh civitas UMMI maupun masyarakat umum, untuk membiasakan membaca Alquran sebelum beraktivitas kapanpun dan dimanapun. “Dan ketika pengunjung berada di perpustakaan pada jam layanan, diharapkan dapat menyempatkan waktunya untuk membaca Alquran sebelum membaca buku, atau aktivitas lainnya. Agar senantiasa diberikan keberkahan dalam setiap langkah maupun aktivitasnya di perpustakaan,” ujar Sakti.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 UMMI Reny Sukmawani mengatakan, peluncuran Tilawah Spot ini merupakan inovasi Perpustakaan UMMI yang patut diapresiasi. Ia pun menghimbau kepada Perpustakaan UMMI untuk menginformasikan inovasi ini kepada mahasiswa, sekaligus mengajak mereka untuk melakukan tilawah.

Perpustakaan Ummi sendiri memberikan kebebasan kepada pemustaka untuk bertilawah kapan saja, dan menggunakan media baca apapun seperti aplikasi maupun mushap miliki pribadi.

“Poin pentingnya ialah mereka membaca di area Tilawah Spot dan mencatatan aktivitas bacaannya. Hal ini karena Perpustakaan Ummi membutuhkan rekap data untuk mengetahui pengguna Tilawah Spot paling aktif,” tutupnya.

(wdy/rs)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button