Sungguh Aneh, Katanya Mengutuk Serangan Israel, Tapi Indonesia Malah Impor Senjata dari Israel

  • Whatsapp
Iustrasi Pasukan Darat Israel. (Foto FB IDF)

JAKARTA — Aneh tapi nyata. Sikap Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang mengutuk serangan Israel terhadap Palestina, malahan impor senjata Israel.

Pemerintah Indonesia tercatat melakukan impor senjata dari Israel senilai US$1,32 juta atau setara Rp18,48 miliar (kurs Rp14 ribu per dolar AS) pada tahun lalu. Secara volume, impor senjata dari Israel mencapai 2.674 kilogram (kg) atau 2,67 ton.

Bacaan Lainnya

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), impor senjata dari Israel meliputi tiga kode Harmonized System (HS). Pertama, kode HS 93011000. Kode ini meliputi senjata artileri, seperti senapan, mortir, dan meriam howitzer yang merupakan dominasi dari impor yang sebesar US$1,28 juta.

Kedua, kode HS 93051000 atau suku cadang dan aksesori revolver serta pistol. Nilainya tercatat sebesar US$3.756. Ketiga, kode HS 93059999 yang merupakan suku cadang dan aksesori revolver serta pistol heading 9302 dari kulit/tekstil lainnya. Nilainya mencapai US$41.091.

Masih dari data BPS, impor senjata dari Israel paling banyak masuk pada Oktober 2020, yaitu senilai US$1,28 juta. Pada periode tersebut, Indonesia mendatangkan senjata dengan kode HS 93011000. Yakni senjata artileri, meliputi senapan, mortir, dan meriam howitzer dan kode HS 93059999, yaitu suku cadang dan aksesori revolver serta pistol heading 9302 dari kulit/tekstil lainnya.

Secara total, nilai impor senjata Indonesia sepanjang 2020 sebesar US$404,61 miliar. Itu berarti, impor senjata dari Israel hanya setara dengan 0,32 persen dari total impor senjata Indonesia sepanjang 2020. (cnn/vip)

Pos terkait