Nekat Buka saat PPKM, Tempat Karaoke Ini Disegel Petugas

  • Whatsapp
Karyawan tempat karaoke berkumpul di depan tempat usaha sebelum dibawa ke Mapolrestabes Surabaya. (Istimewa)

JAKARTA — Polrestabes Surabaya memutuskan menyegel tempat Karaoke Pop City di Jalan Kenjeran 223 pada Sabtu (23/1) sore. Penutupan tersebut karena Karaoke Pop City masih buka pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM.

Dari penutupan tersebut, petugas mengamankan beberapa karyawan. Mereka langsung dibawa ke Mapolrestabes Surabaya.

Bacaan Lainnya

Penyegelan itu merupakan kali kedua. Sebelumnya, Satpol PP menyegel tempat tersebut pada September 2020 karena melanggar Perwali Surabaya No. 33 Tahun 2020. Penutupan tersebut didasarkan pada dugaan pelanggaran Perwali 67 Tahun 2020 serta aturan PPKM.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Tambaksari Surabaya Kompol Akay Fahli mengatakan, penutupan berawal dari informasi bahwa karaoke keluarga itu tetap buka pada masa PPKM. Petugas gabungan langsung mengecek ke lokasi. Saat didatangi petugas, tempat yang juga menyediakan pemandu tamu itu masih menerima pengunjung. Sehingga, langsung ditutup.

”Karena sesuai instruksi pemerintah bahwa tempat hiburan tidak boleh buka dalam masa pandemi dan lebih-lebih kita masih dalam PPKM,” tutur Akay.

Petugas mengamankan pemilik dan karyawan tempat karaoke itu ke Mapolrestabes Surabaya. ”Ya untuk keperluan dimintai keterangan,” imbuh Akay.

Dia menambahkan, begitu ada informasi dari masyarakat ada tempat karaoke atau tempat hiburan buka, cepat direspons dan didatangi. Petugas melakukan upaya penutupan dan pemiliknya dibawa ke Polrestabes untuk dimintai keterangan.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *