Arifin menambahkan, bahwa persoalan OPT dan Penyakit Hewan adalah salah satu isu yang mengemuka untuk menjawab ketahanan Pangan. Isu Perubahan iklim yang berdampak terhadap fluktuasi serangan OPT dan Penyakit Hewan serta bagaimana pengelolaan kedua isu tersebut menjadi hal menarik untuk didiskusikan”, imbuhnya.
Menurut Arifin, melalui paparan para pakar diharapkan Civitas akademika Polbangtan Bogor dapat menambah wawasan dalam meningkatkan kualitas layanan Tridharma perguruan tinggi Vokasi. Disisi lain mendiseminasikan kebijakan pemerintah dan hasil2 penelitian dan pandangan akademisi untuk terus berinovasi dalam mendorong penguatan pengelolaan OPT dan Penyakit hewan secara bijaksana dan berkelanjutan.
Inovasi untuk mengontrol manajemen PLB (Potato Late Blight) dapat dilakukan melalui beberapa cara, yakni Penggunaan Varietas Tahan, Pemantauan dan Prediksi Penyakit PLB, Praktek Pertanian Terpadu, Penggunaan Biopestisida, Teknologi Pengendalian Berbasis Nanoteknologi, Pengembangan Mikroba Tanah, serta penggunaan fungisida. (wsd)






