Tolak RUU Cipta Kerja, Mahasiswa Gembok Gedung DPRD Kota Sukabumi

  • Whatsapp
mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus saat berorasi di Depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (29/7).

SUKABUMI — Sejumlah massa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus Sukabumi, kembali menggeruduk Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi untuk melakukan penolakan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law), Rabu (29/7).

Ratusan massa dari berbagai organisasi kemahasiswaan ini mendapatkan penjagaan ketat dari Polres Sukabumi Kota serta Satpol PP tiba di depan Gedung DPRD. Sebab, pada aksi sebelumnya, kegiatan serupa sempat terjadi kericuhan.

Bacaan Lainnya

Dari pantauan Radar Sukabumi, sekira pukul 15.00 WIB massa sudah mengepung kantor yang berlokasi di Jalan Ir Djuandan Kecamatan Cikole ini.

Mereka pun saling bergantian menyampaikan kekecewaanya terhadap kinerja DPRD Kota Sukabumi yang tidak merespon atas aksinya tersebut. Bahkan sekitar satu jam beorasi, pihak DPRD tidak kunjung datang menemui massa.

Alhasil, massa langsung menggembok gerbang DPRD Kota Sukabumi. “Kami sangat kecewa dengan DPRD yang tidak becus memfasilitasi kami sebagai perwakilan dari masyarakat untuk berdialog dengan DPR RI,” ungkap salah seorang Koordinator Aksi, Eki Rukmansyah kepada Radar Sukabumi, Rabu (29/7).

Saat ini, massa Cipayung Plus Sukabumi menunggu itikad baik dari pihak DPRD untuk bisa mempasilitasi berdialog dengan DPR RI.

“Kami akan kembali membuka gembok gerbang ini ketika sudah ada kepastian dari DPRD yang bisa mempasilitasi berdialog dengan DPR RI,” tegasnya.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *