BERITA UTAMAPemerintah Kota Sukabumi

Warga Diminta Tetap Lakukan Protokol Kesehatan

RADARSUKABUMI.com – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi meminta warga untuk tetap menjaga kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Tidak hanya itu, warga pun diminta tidak melakukan euforia berlebihan pada masa sekarang ini seperti tidak beraktivitas di luar rumah ketika tidak terlalu penting.

Hal ini diperlukan agar kasus Covid-19 terus melandai hingga akhir Juni 2020 dan di awal Juli 2020 bisa dilakukan pelonggaran berbagai aktivitas.

”Semangatnya Kota Sukabumi dari saat ini level dua zona biru bisa masuk level pertama zona hijau,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi di Balai Kota Sukabumi, Senin (22/6).

Sehingga kedisiplinan warga menahan diri untuk beraktivitas sangat diperlukan. Oleh karenanya berbagai langkah atau upaya dilakukan diantaranya memberikan tugas kepada dinas atau instansi untuk senantiasa memonitor, mengedukasi dan memberikan informasi pentingnya tetap menerapkan standar protokol kesehatan.

Kegiatan ini kata Fahmi, bekerjasama dengan aparat keamanan baik Polri dan TNI dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Itulah sebabnya kerjasama yang baik dari seluruh warga Sukabumi untuk menjaga diri dan tidak euforia berlebihan atau jangan merasa sekarang sudah selesai penanganan atau penyebaran Covid-19.

”Kedisiplinan yang dilakukan warga sangat berarti bagi kami pemda, dalam kerangka mempercepat turunya penyebaran Covid-19. Misalnya kalau tidak penting keluar rumah tidak perlu keluar rumah dan ketika keluar rumah pastikan menggunakan masker,” terangnya.

Ia pun mengajak warga agar bersama sama untuk berupaya memulihkan Sukabumi dengan kedisiplinan diri seperti upayakan tidak perlu keluar rumah ketika tidak penting.

Sehingga berbagai sektor ekonomi akan bergerak ketika suasana melandai hingga akhir Juni maka berbagai pelonggaran akan diberikan.

Contohnya perdagangan di luar bahan pokok penting saat ini hanya bisa beroperasi sampai pukul 16.00 WIB. Ketika akhir Juni kasus melandai dengan kedisiplinan, maka perdagangan akan dilonggarkan dan dimungkinkan hingga pukul 20.00 WIB.

Termasuk resepsi pernikahan, tempat sarana umum, dan kegiatan hiburan lainnya. Oleh karena itu mari pastikan suasana melandai sampai akhir Juni.

Sehingga kata Fahmi, di awal Juli ketika secara kajian epidemiologis semuanya mampu terkendali maka berbagai aktivitas bisa dilakukan secara normal secara bertahap dengan tetap standar kesehatan maksimal tidak boleh dilupakan.

“Terakhir mari sama-ama bersinergis dan berkolaborasi jangan dulu kemana mana dan disiplin dalam melaksanakan standar kesehatan yang maksimal,” pungkasnya. (Bal/*)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button