BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Pembuat Mi Berformalin Didakwa Denda Rp 10 Miliar

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Perkara mie kuning berformalin yang diungkap Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi. Dalam waktu yang dekat, terdakwa M bakal menjalani sidang di Pengadilan Negeri Kota Sukabumi.

Sebelumya, Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri berhasil mengungkap pabrik pembuatan mie berformalin di Sukabumi dan Cianjur.

Di Kota Sukabumi, Polisi menangkap terdakwa M pemilik usaha produksi mie kuning yang dicampur formalin, di Jalan Pelda Suryanta Nanggeleng, Kecamatan Citamiang berikut barang buktinya, beberapa waktu lalu.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi, Widarto Adi Nugroho mengungkapkan, Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi telah menerima berkas pada 4 November lalu perkara mie kuning berformalin yang diungkap Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri.

“Ya, kami terima berkas pelimpahan pada 4 November lalu, selanjutnya kami akan limpahkan ke PN Kota Sukabumi untuk disidangkan. Terdakwa M berikut barang bukti sudah ditahan, .” jelas Adi kepada Radar Sukabumi, kemarin (11/11).

Terdakwa M, didakwa pasal 36 huruf b jo pasal 75 ayat satu huruf b Undang-Undang RI nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan serta pasal 62 ayat satu jo pasal 8 ayat satu UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. “Sesuai UU pangan dan Perlindungan konsumen, terdakwa terancam kurungan maksimal lima tahun penjaara atau denda 10 miliar rupiah,” sebutnya.

Dari data berkas pelimpahan, lanjut Adi, terdakwa M telah melakukan kegiatan usahanya ini sejak maret 2018 silam. Terdakwa menyampurkan cairan formalin kepada mie kuning yang diproduksinya dengan tujuan tahan lama. Dalam satu hari, terdakwa bisa memproduksi mie kuning dua sampai tiga ton untuk di edarkan.

“Terdakwa mengedarkan mie kuningnya itu ke wilayah sukabumi dan Bogor, saat menjual tidak dijelaskan semua komposisi mie tersebut kepada pembeli,” pungkasnya. (upi/t)

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button