GUNGUNGPUYUH — Pemerintah Kelurahan Gunungpuyuh, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk program pembangunan 2026. Forum tahunan itu, menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk menyamakan arah prioritas pembangunan di wilayah Gunungpuyuh.
Lurah Gunungpuyuh, Maman Ar Rachman mengatakan, Musrenbang tahun ini diarahkan untuk memperkuat penanganan infrastruktur dasar sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kedua sektor tersebut harus berjalan seimbang agar pembangunan berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Maman kepada wartawan, Kamis (4/12).
Dalam bidang fisik, Kelurahan Gunungpuyuh mengajukan lima program prioritas. Di antaranya pengerukan anak Sungai Cipelang sebagai langkah mitigasi banjir, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), TPT Lapang Renyah, pengaspalan jalan gang, serta perbaikan dan pembangunan drainase untuk mengatasi genangan.
“Di sektor nonfisik, lima program utama juga disiapkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat. Yakni pelatihan RT/RW, pelatihan kader posyandu, pelatihan kader PKK, pemberdayaan Karang Taruna, serta pelatihan UMKM guna mendorong kemandirian ekonomi warga,” ujarnya.
Maman menekankan, usulan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di setiap RW.
“Seluruh program dapat diakomodasi dalam rencana pembangunan kota agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” ucapnya.
Musrenbang tingkat kelurahan menjadi langkah awal dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2026, sebelum dibawa ke tingkat kecamatan hingga kota.
“Kami berharap proses ini berjalan lancar dan mampu menjawab persoalan prioritas yang dihadapi masyarakat,” pungkasnya. (Bam)






