Widi juga mengungkapkan bahwa medan menuju lokasi cukup menantang karena akses jalan yang sempit. Meski demikian, kerja cepat dan sigap personel damkar memastikan penanganan berlangsung tanpa hambatan berarti. “Warga masih berkumpul di sekitar lokasi, rasa syukur bercampur cemas menyelimuti mereka. Hanya dalam hitungan menit, rumah bisa luluh lantak jika tidak segera ditangani,” tuturnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menggunakan tungku kayu bakar atau sumber api lainnya di rumah. “Jangan biarkan api menyala tanpa pengawasan,” tandas Widi. (ndi/d)






