BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Rem Blong, Truk Kontainer Seruduk Toko Matrial

PARUNGKUDA – Truk kontainer bernopol F 9285 QA menyeruduk toko material di Jalan Raya Sukabumi-Bogor tepatnya di Kampung Bojongkokosan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Jumat (15/11). Meski Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini membuat kemacetan disepanjang jalan Utama Kabupaten Sukabumi.

Dari informasi yang diperoleh radarsukabumi, insiden terjadi sekira pukul 15.00 WIB. Bermula saat truk kontainer melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi. Tiba di lokasi kejadian, tiba-tiba truk mengalami oleng hingga menghantam toko material.

“Mungkin kondisinya licin karena saat kejadian kondisinya lagi hujan. Selain ini sepertinya rem truk tersebut blong sampai menghantam toko material,” kata salah seorang warga setempat, Iip (59) kepada Radar Sukabumi, Jumat (15/11).

Beruntung, saat kejadian tidak ada orang di toko material tersebut sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sopir mengalami luka akibat benturan dan kini sudah di bawa ke puskesmas terdekat.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sopir sudah di bawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka-luka,” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Parungkuda, Kompol Maryono menjelaskan, kecelakaan tunggal tersebut akibat kondisi jalan licin sehingga truk oleng. Untuk menghindari tabrakan, sopir terpaksa membanting ke arah kiri lalu menabrak toko material dan papan reklame.

“Menurut informasi dari warga sekitar truk kontainer ini melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi, saat itu oleng sehingga menabrak toko material kayu dan dilanjut menabrak reklame yang berada di lokasi,” jelasnya.

Untuk penanganan, sambung dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan unit Laka Lantas Polres Sukabumi untuk segera melakukan evakuasi truk yang saat ini masih berada di lokasi kejadian. Hal ini dilakukan, agar tidak menghambat arus lalu lintas.

“Untuk penangananya kami sudah koordinasi dengan unit Laka Lantas Polres Sukabumi agar segera dilakukan evakuasi karena dikhawatirkan mengganggu arus jalur utama dari arah Bogor ke Sukabumi maupun sebaliknya,” pungkasnya. (bam/d)

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button