Sekda Iyos Monitoring Penerapan AKB

  • Whatsapp
Sekda Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri saat monitoring percepatan penanganan Covid 19 menuju AKB.

CIBADAK – Pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, terus memerangi dan memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid 19, Sekeretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri melakukan monitoring percepatan penanganan Covid 19 menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di wilayah Kecamatan Cibadak, Rabu (8/7).

Kegiatan yang di pusatkan di Gedung SDN 5 Cibadak, Kecamatan Cibadak ini, dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kabag Tapem, Camat Cibadak dan pihak lainnya.

Bacaan Lainnya

“Gugus tugas penanganan Covid 19 Kabupaten Sukabumi, terus melakukan sosialisasi dan monitoring adaptasi kebiasaan baru, di berbagai lembaga serta di berbagai wilayah. Salah satunya di Gedung SDN 5 Cibadak ini,” kata Iyos.

Monitoring saat ini dilakukan di lingkungan pendidian tingkat sekolah dasar. Hal ini, dilakukan karena persiapan pendidikan di wilayah Kabupaten Sukabumi sampai saat ini belum terdapat ketentuan untuk dibuka. “Untuk itu, kami oleh sampaikan melalui daring dulu,” jelasnya

Pihaknya kedepan wilayah Kabupaten Sukabumi memasuki zona hijau sehingga pendidikan bisa di laksanakan sebagaimana mestinya.

Salah satu alternatif adalah dengan cara kunjungan guru ke rumah siswa atau home visit dengan perkelompok 10 orang maksimal. “Itu pun harus dijalankan dengan tetap menggunakan protokol kesehatan,” pintanya.

Sementara itu, Camat Cibadak, Lesto Rosadi mengatakan, untuk mendukung penerapan adaptasi kebiasaan baru, pemerintah Kecamatan Cibadak terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi untuk mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Saya juga berharap tidak ada PSBB kelima yang di terapkan di Kabupaten Sukabumi. Iya, kasihan masyarakat terpengaruhi faktor ekonominya oleh karna itu kami bersama dengan fokopimcam terus menekankan kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan,” pungkasnya. (den/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *