Pemkab Sukabumi Segera Salurkan BLT Corona, Siapkan Rp800 Juta sampai Rp1,2 Milyar

  • Whatsapp
Thendy Hendrayana

RADAR SUKABUMI — Untuk menanggulangi warga yang terdampak virus Corona atau COVID-19, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, berupaya merancang konsep dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari Dana Desa (DD).

Adapun besaran anggaran DD yang dialokasikan untuk BLT yaitu, tergantung dari DD di masing-masing desa. Misalnya, bagi yang DD nya di bawah Rp800 juta untuk BLT maskimal sebesar 25 persen.

Read More

“Rp800 juta sampai Rp1,2 miliar alokasi untuk BLT nya 30 persen dan jika DD nya Rp1,2 miliar serta seterusnya itu 35 persen. Atas izin Bupati persentase itu bisa ditambah jika masih ada yang belum kebagian.

Nantinya dituangkan dalam perubahan anggaran di desa,” ungkap Kadis DPMD Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana kepada wartawan.

Lebih lanjut Thendy mengatakan, besaran bantuan tersebut disesuaikan dengan jumlah DD yang didapat di masing-masing desa.

Jika masih ada warga yang masuk dalam kategori dan belum mendapatkan bantuan, desa tersebut dapat menambahkan jumlah persentase bantuan dari DD atas seizin Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

“Kami masih merancangnya, sebagai pelaksana dari instruksi Menteri Keuangan bahwa dari DD itu sebagian bisa dialokasikan menjadi BLT untuk membantu warga yang terdampak Covid-19,” ujarnya.

Menurut Thendy, apabila dirata-ratakan setiap Kartu Keluarga (KK) dalam BLT ini akan mendapatkan sebesar Rp600 ribu. Nantinya bantuan akan terus digulirkan hingga tiga bulan ke depan.

Related posts

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments

  1. Ini adil menurut saya,karna terkadang di sebuah desa,masih banyak yang miskin tidak menerima bantuan,sperti PKH KIP dll,dg ke bijakan semoga masyarakat se kabupaten sukabumi merasa ada yang memperhatikan

  2. Saya bukan termasuk penerima PKH dan bantuan bantuan lainnya, saya seseorng warga kab sukabumi, yang terkena imbas covid 19, karena perusahaan yg tempat saya bekerja sudah tidak sanggup lagi membayar pegawainya, apakah saya bisa dapatkan bantuan ini? Terimakasih sebelumnya