Buper Stok BPBD Habis

  • Whatsapp
Plt Sekretaris BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani

SUKABUMI– Persediaan buper stok yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi habis. Padahal, pada November ini diprediksi Kabupaten Sukabumi bakal mengalami berbagai bencana dampak dari fenomena la nina.

Hal ini di ungkapkan oleh Plt Sekretaris BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani. Menurutnya, ketersediaan buper stok sudah habis. Buper stok yang habis merupakan material yang biasa digunakan bagi wilayah terdampak bencana.

Bacaan Lainnya

“Ya, buper stok kita (BPBD Kabupaten Sukabumi,red) sudah habis karena memang dalam kurun waktu ini terjadi cukup banyak bencana, mulai dari puting beliung, banjir dan lainnya yang tentunya memerlukan buper stok untuk perbaikan,” jelasnya kepada Radar Sukabumi, Kamis (5/11).

Disinggung soal potensi bencana yang diakibatkan fenomena la nina, Anita menyebut, buper stok berupa material itu merupakan kebutuhan prioritas.

Apalagi, dampak fenomena la nina ini merusak bencana banjir, longsor yang pastinya membutuhkan buper stok.

“Ya kalau ditanya penting, buper stok amat penting. Misalnya saja, longsor untuk perbaikan sementara itu membutuhkan bronjong dan material lainnya, kalau untuk makanan siap saji masih tersedia,” sebutnya.

Namun demikian, sebagai salah satu peningkatan kesiapsiagaan bencana dampak dari fenomena la nina ini, BPBD Kabupaten Sukabumi telah mengusulkan untuk pengadaan buper stok pada anggaran perubahan. “Sudah kami usulkan pada APBD Perubahan, karena memang buper stok ini tetap harus tersedia untuk mengantisipasi berbagai hal,” ujarnya.

Anita juga mengajak masyarkat untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama, hujan dengan intensitas tinggi turun.

Kemudian, BPBD Kabupaten Sukabumi meminta kepada masyarakat agar dapat memperhatikan lingkungannya masing-masing. “Pada peningkatan kewaspadaan bencana ini adalah tugas bersama, termasuk masyarakatnya,” tandasnya.(upi/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *