Pemkab Sukabumi

Bupati Optimis Pelaksanaan Pilkada Sukses

SUKABUMI – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengaku optimis soal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi yang rencananya akan diselenggarakan pada Desember 2020 nanti, dapat berlangsung sukses.

Meski pemilihan bupati (Pilbup) akan diselenggarakan saat pendemi virus corona atau Covid 19, namun daerah terluas Pulau Jawa dan Bali ini, akan memastikan keamanan dan kenyamanan warganya agar tidak terpapar virus tersebut.

“Jadi pada tahun ini, hampir 100 daerah di seluruh negara akan melaksanan pemilu dengan situasi yang sama atau Pendemi Covid 19. Seperti Amerika, Jerman dan Korea,” kata Marwan kepada Radar Sukabumi.

Pihaknya merasa yakin, dalam pelaksanaan Pilkada akan berlangsung sukses. Karena, hampir semua negara yang terkena dampak Covid 19 juga akan menyelenggarakan Pilkada.

“Ketika KPU meminta APD yang sangat lengkap, Pak Mentri Dalam Negeri memperlihatkan Pemilu di Korea. Iya, di negara itu akan dijadikan contoh selain simple dan tidak mengeluarkan beban biaya yang sangat berat. Contohnya mereka menggunakan baju tangan panjang, masker dan sarung tangan,” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai anggaran untuk Pilkada, dirinya menjawab tidak mengetahui secara pasti berapa anggaran untuk pesta demokrasi yang sudah menjadi agenda lima tahun sekali itu.

“Untuk biaya belum tahu secara pasti. Namun, di yakni biaya pilkada tahun ini, akan mengalami penambahan anggaran untuk APD. Terutama masker dan sarung tangan untuk petugas di setiap TPS,” imbuhnya.

Dirinya menilai anggaran Pilkada tahun ini, akan mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Pilkada tahun sebelumnya.

Lantaran, selain untuk keperluan APD, juga terdapat beberapa teknis yang akan dirubah pada proses pemungutan suara.

“Mekanisme tempat pemungutan suara akan berubah untuk menghindari kerumunan massa. Contohnya nanti setiap TPS akan dibagi dua bagian. Misalnya biasanya 2 TPS.

Sekarang akan dirubah menjadi 3 TPS. Untuk dipecah jadi tidak akan konsentrasi lagi. Makanya, anggaran Pilkada kurang lebih secara globalnya bertambah sekitar Rp20 milyar untuk pengamanan APD dan penambahan TPS,” pungkasnya. (den/d)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button